Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Pemain Timnas U-20 Indonesia, Muhammad Mufli Hidayat (kanan) berebut bola dengan pemain Timnas U-20 Maladewa, Abdulla Looth Ibrahim di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (25/9/2024)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas U-20 Indonesia menggulung Timnas U-20 Maladewa dalam laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Rabu (25/9/2024).
Timnas Indonesia yang tampil di hadapan publiknya sendiri menang 4-0 atas Maladewa lewat gol yang dicetak oleh Aditya Warman, Figo Denis, Toni Firmansyah, dan Jens Raven.
Di babak pertama, skuad asuhan Indra Sjafri tampil dominan pada babak pertama dengan menguasai jalannya permainan.
Timnas U20 Indonesia mendapat peluang secara beruntun pada menit ke-6 dan ke-7. Toni Firmansyah masuk ke dalam kotak penalti lawan lalu melepaskan tendangan, tetapi masih ditepis kiper Maladewa, Mohamed Yaameen.
Bola masih bisa dikuasai skuad Garuda Nusantara, lalu diarahkan dengan umpan silang yang diterima Alfahrezi Buffon. Hanya saja tendangan Buffon masih menyamping.
Tak lama, giliran Maladewa mendapat peluang emas lewat Shanaan Rashaad. Mendapat umpan di dalam kotak penalti, Rashaad langsung melepas tendangan mengarah gawang. Namun, Ikram Al Giffari masih bisa menggagalkan usaha Rashaad tersebut.
Alhasil hingga babak pertama usai, skor masih imbang 0-0.
Di babak kedua, skuad asuhan Indra Sjafri langsung tancap gas. Sayangnya, sejumlah peluang, termasuk sepakan Toni dari dalam kotak penalti seusai menerima umpan Jens, masih bisa diselamatkan kiper Maladewa.
Ketika pertandingan memasuki menit ke-53, gol pertama tercipta lewat tendangan melengkung yang dilakukan oleh Aditya Warman. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Indonesia.
Selang semenit, Indonesia kembali memperbesar keunggulan. Kali ini giliran Figo Denis yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti gagal diantisipasi kiper Maladewa. Skor berubah menjadi 2-0.
Tak butuh waktu lama, di menit ke-57, Indonesia menambah pundi-pundi golnya. Kali ini, pemain muda Persebaya, Toni Firmansyah sukses merobek jala gawang Maladewa lewat aksi tendangan bebasnya.
Tertinggal tiga gol tak membuat Maladewa patah arang. Beberapa kali mereka menciptakan peluang. Beruntung, performa apik kiper Indonesia, Ikram Algiffari sukses menjaga gawang Indonesia tak kebobolan.
Sebaliknya, justru Timnas Indonesia kembali mencetak gol. Kali ini penyerang, Jens Raven sukses mencetak gol keempat Indonesia. Skor 4-0 itu pun bertahan hingga akhir pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.