Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Rabu 20 Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Hasil pertandingan Bahrain vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/11/2024). Hingga saat ini Skuad Garuda belum terkalahkan selama menjalani round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026. /Reuters-Bisnis Indonesia.
Harianjogja.com, JOGJA—Hasil pertandingan Bahrain vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/11/2024). Hingga saat ini Skuad Garuda belum terkalahkan selama menjalani round 3 kualifikasi Piala Dunia 2026.
Gol Bahrain di menit akhir menjadi gol yang kontroversial karena sudah seharusnya wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak kedua. Meski demikian wasit memberikan kelonggaran waktu hingga 9 menit padahal tambahan waktu hanya 6 menit.
Berdasarkan statistik permainan di babak pertama, Bahrain sepenuhnya memegang kendali permainan 57% penguasaan bola dengan 24 kali shots dan 5 di antaranya tepat sasaran. Adapun Timnas Indonesia mengemas 43% dengan 5 kali shots dan 5 tepat sasaran.
Pada babak pertama ini Skuad Garuda belum sepenuhnya mampu mengembang permainan. Gol pertama Bahrain dicetak lewat tendangan bebas Mohamed Marhoon pada menit ke-15 membawa tim tuan rumah Bahrain unggul dengan skor 1-0 melawan Indonesia
Pada momen itu, Marhoon melakukan tendangan bebas jarak jauh yang langsung mengarah ke gawang. Tendangan Marhoon begitu keras hingga membuat Maarten Paes mati tak bisa berbuat banyak.
Bola sempat membentur mistar gawang, namun pantulannya justru melewati garis gawang Indonesia. Bahrain pun unggul 1-0. Unggul 1 gol, Bahrain terus meningkatkan intensitas permainan dan bertub-tubi menggempur pertahanan Timnas Indonesia.
Akhirnya skuad Garuda berhasil menyamakan kedudukan lewat gola yang dicetak Ragnar Oratmangon pada menit ke-48. Berawal dari umpan Ivar Jenner dari luar kotak penalti, namun tidak bisa diantisipasi pemain belakang Bahrain. Ragnar mendapatkan bola muntahan sehingga mampu mengeksekusi bola menjadi gol. Sehingga skor menjadi imbang 1-1 hingga babak pertama berakhir.
Adapun babak kedua, Timnas Indonesia mampu membangun serangan dengan baik meski beberapa kali dipatahkan oleh kuatnya pertahanan Bahrain. Di sisi lain, Bahrain beberapa kali mendapatka peluang mencetak gol dengan beberapa kali tembakan tepat sasaran ke gawang.
Meski demikian serangan Indonesia cukup efektif, hingga Rafael Struick berhasil menjebol gawang Bahrain lewat tembakan dari sisi kiri tepian kotak penalti di menit ke-74. Timnas Indonesia pun unggul 1-2.
Tertinggal 1-2, Bahrain terus melancarkan serangan. Berkali-kali tembakan ke gawang berhasil diselamatkan penjaga gawang Indonesia Maarten Paes. Wasit memberikan tambahan waktu 6 menit di babak kedua. Meski demikian hingga 8 menit, wasit tak kunjung meniup peluit tanda berakhir pertandingan. Hingga kemudian Bahrain mencetak gol berawal dari skema tendangan pojok di menit ke-98. Skor pun imbang menjadi 2-2 hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak kedua.
Hasil ini menempatkan Skuad Garuda belum terkalahkan selama menjalani round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hingga saat ini mengemas 3 poin, tertinggal dari Bahrain dengan 4 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta