Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Pelatih Juventus, Thiaggo Motta./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Pekan kedelapan Liga Italia Seri A menghadilkan big match antara Juventus vs Lazio. Laga seru itu bakal digelar di Stadion Alllianz, Minggu (20/10/2024) dini hari WIB.
Menjamu Lazio, Juventus memiliki modal positif sebagai tim di Seri A yang belum pernah kalah sejak pekan pertama. Dari tujuh laga yang mereka mainkan di Seri A, Juventus sukses meraih tiga kali kemenangan dan empat kali hasil imbang. Di papan klasemen, Bianconeri berada di urutan ke-3 dengan 13 poin.
Serunya, satu setrip di bawah Juventus, bercokol Lazio dengan raihan poin yang sama. Hanya saja, statistik Biancocelesti di Seri A musim ini masih kalah mentereng ketimbang Juventus. Anak asuh Marco Baroni hanya mengemas tiga kemenangan, empat kali hasil imbang, dan dua kali kalah.
Meski bermodalkan statistik yang ciamik, Juventus tetap bakal tak mudah menghadapi Lazio. Pasalnya dalam laga itu, skuad Bianconeri tampil pincang menyusul absennya sejumlah pemain.
Dikutip dari laman Football Italia, Juventus saat ini hanya memiliki tiga gelandang tengah yakni Douglas Luiz, Manuel Locatelli, dan Khepren Thuram. Pelatih Thiago Motta tidak memiliki gelandang serang, karena Francisco Conceicao harus absen lantaran hukuman kartu merah.
Situasi itu membuat Thiago Motta disebut bakal mengorbitkan pemain muda Vasilije Adzic, sebagai salah satu opsi.
Namun, hal itu masih menunggu dari kondisi terakhir Teun Koopmeiners. Jika situasi darurat, sang Motta dapat mengganti skemanya dengan memainkan 3 gelandang tengah sekaligus untuk meminimalkan risiko kebobolan.
Untuk bisa menyaksikan laga seru ini, Anda bisa mengakses tautan ini.
Michele Di Gregorio; Nicolò Savona, Federico Gatti, Pierre Kalulu, Andrea Cambiaso; Khéphren Thuram, Manuel Locatelli; Kenan Yildiz, Vasilije Adzic, Samuel Mbangula; Dušan Vlahović.
Pelatih: Thiago Motta.
Ivan Provedel; Manuel Lazzari, Mario Gila Fuentes, Alessio Romagnoli, Nuno Tavares; Mattéo Guendouzi, Nicolò Rovella; Gustav Isaksen, Boulaye Dia, Mattia Zaccagni; Valentín Castellanos.
Pelatih: Marco Baroni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.