Trans Home Jalan Jogja Solo Terbakar Makan 2 Korban, Damkar Sulit Tembus Basemen
Kebakaran supermarket bangunan di Berbah, Sleman, masih ditangani. Damkar kesulitan menembus basemen karena akses sempit dan barang mudah terbakar.
Acara makan malam bersama tim PSS Sleman pada Jumat (18/10/2024)./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang laga kontra PS Barito Putera, cara tak biasa ditempuh Pelatih Kepala PSS, Mazola Junior yang menginisiasi sebuah acara makan malam bersama yang melibatkan seluruh komponen tim PSS Sleman. Langkah ini diharapkan mampu mempererat hubungan dan memperkuat kekompakan tim untuk mengarungi jalannya kompetisi BRI Liga 1-2024/24.
Bukan tanpa alasan Mazola menggelar agenda ini. Menurut Mazola ikatan tim yang kuat tidak hanya dibangun di dalam lapangan, tetapi juga dapat dijalin dari hubungan personal yang erat di luar lapangan. Lewat agenda ini, Mazola berharap dapat membangun rasa kebersamaan dan saling percaya di antara semua pihak yang terlibat dalam perjalanan tim.
"Kami mengadakan acara makan malam bersama agar seluruh komponen tim utama PSS menjadi lebih dekat satu dengan lainnya. Kemudian, kekompakan tim terjalin kuat untuk satu tujuan meraih kemenangan bagi PSS," kata Mazola pada Jumat (18/10/2024) malam.
Mazola menambahkan tim yang solid tak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau taktik semata, melainkan juga kekompakan dan komunikasi yang baik. Dia juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah tim sangat dipengaruhi oleh seberapa baik hubungan antar pemain dan staf. Oleh karenanya, Mazola melihat pentingnya meluangkan waktu bersama di luar aktivitas sepak bola.
"Bagi saya sebuah tim harus bersama untuk satukan tekad dan tujuan meraih prestasi bagi PSS," tegasnya.
Mazola berharap makan malam ini dapat memberikan dampak positif terhadap performa para pemain di pertandingan melawan PS Barito Putera, Minggu (20/10/2024) sore di Stadion Sultan Agung, Bantul.
"Harapannya, acara ini menjadi momen positif bagi PSS meraih kemenangan dari pertandingan kontra PS Barito Putera. Karena ini akan menjadi pengalaman pertama saya memimpin tim berlaga di Liga Indonesia," ujarnya.
Makan malam bersama tim PSS ini juga diharapkan Mazola mampu menjadi momen untuk setiap individu di tim untuk lebih memahami peran masing-masing, baik di dalam maupun di luar lapangan. Sehingga semua anggota tim bisa saling mendukung demi tujuan bersama. Kegiatan semacam ini, bagi Mazola bisa menjadi fondasi bagi tim untuk mencapai hasil maksimal di pertandingan-pertandingan mendatang.
Dengan suasana yang penuh keakraban, Mazola optimis bahwa hubungan yang lebih erat di dalam tim akan membantu menciptakan atmosfer yang positif dan kompak dalam meraih prestasi bersama PSS Sleman.
"Saya akui ada perasaan nervous. Namun, melihat kebersamaan serta kekompakan tim di acara malam ini rasa tersebut bisa saya kendalikan. Semoga laga lawan PS Barito Putera menjadi momen kemenangan bagi PSS," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran supermarket bangunan di Berbah, Sleman, masih ditangani. Damkar kesulitan menembus basemen karena akses sempit dan barang mudah terbakar.
DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan. Salah satu aturan baru melarang perusahaan menahan ijazah dan dokumen pribadi pekerja.
VR46 menampilkan livery khusus bermotif garuda untuk MotoGP Mandalika 2026. Simbol keberanian itu menghiasi motor Morbidelli dan Di Giannantonio.
Kunjungan wisatawan Gunungkidul mencapai sekitar 4,5 juta orang hingga awal Oktober 2026. PAD retribusi wisata tembus Rp56,17 miliar.
Produksi The Batman Part II dihentikan sementara setelah Matt Reeves fokus mengurus keluarga. Film masih dijadwalkan tayang Februari 2028.
Media Kanada menyoroti keberanian John Herdman membawa mentalitasnya saat melatih Kanada ke Timnas Indonesia hingga meraih gelar FIFA ASEAN Cup.