Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Australia Anggap Kehadiran Kluivert Jadi Ancaman

Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari Rabu, 08 Januari 2025 20:37 WIB
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Australia Anggap Kehadiran Kluivert Jadi Ancaman

Skuad Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—PSSI mengakhiri kontrak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pada Senin (6/1/2024). Sebagai suksesornya, PSSI menunjuk mantan penyerang Timnas Belanda, Patrick Kluivert.

Kluivert akan memimpin skuad Garuda saat melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang. Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan melawat ke kandang Socceroos pada Kamis (20/3/2024).

Media Australia, The West menyebut jika tim Garuda di bawah Patrick Kluivert akan menjadi ancaman nyata buat Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. "Patrick Kluivert muncul sebagai rintangan besar berikutnya bagi harapan Socceroos untuk lolos otomatis ke Piala Dunia karena penyerang legendaris Belanda itu mencapai kesepakatan untuk menjadi manajer Indonesia," tulis media tersebut.

Dalam tulisan tersebut, The West juga mengulas latar belakang Kluivert yang oke sebagai pemain dan sudah punya pengalaman sebagai pelatih.

Sebagaimana diketahui, Kluivert memiliki pengalaman melatih internasional sebelumnya sebagai asisten pelatih Belanda dan sebagai manajer Curacao.

BACA JUGA: Mengenal Karier Dua Asisten Pelatih yang Dibawa Kluivert ke Indonesia

Pria berusia 48 tahun itu juga pernah bekerja di bawah Ange Postecoglou pada 2010 di Brisbane Roar. Jabatan kepelatihan utama terakhir pria Belanda itu adalah bersama klub Turki Adana Demirspor tahun lalu.

Di sisi lain, Timnas Indonesia yang berada di Grup C, mengoleksi 6 poin dari enam pertandingan yang sudah dilakoni dan bertengger di posisi ketiga klasemen di bawah Jepang dan Australia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online