Putus 2 Tahun Diterjang Banjir, Jembatan Dodogan-Pokoh Diperbaiki
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Pemain PSIM Jogja, Arlyansyah saat bertanding melawan Deltras FC, enin (20/1/2025) di Stadion Mandala Krida./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mengawali babak 8 besar Pegadaian Liga 2 dengan hasil sempurna.
Menghadapi Deltras FC di Stadion Mandala Krida, Senin (20/1/2025) sore WIB, Laskar Mataram sukses menang dengan skor tipis, 1-0. Satu-satunya gol kemenangan PSIM dalam laga tersebut dicetak oleh Rafinha pada menit ke-54.
Dengan kemenangan itu, untuk sementara membawa PSIM menjadi puncak klasemen Grup A Babak 8 Besar Liga 2 dengan 3 poin. Pasalnya, dua tim lainnya, PSPS Pekanbaru dan Persiraja Banda Aceh baru saling berhadapan nanti malam WIB.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama. PSIM tampil lebih dominan dengan serangan-serangan agresif, sementara Deltras FC lebih banyak bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Di babak pertama, PSIM menciptakan sejumlah peluang emas melalui Rafinha, Omid, dan Arlyansah.
Namun, solidnya penampilan kiper Deltras FC berhasil menjaga gawang mereka tetap aman hingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, PSIM langsung mengambil inisiatif serangan. Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-54. Sheva memberikan umpan matang kepada Rafinha yang berada di sisi kiri gawang Deltras.
Dengan tenang, Rafinha menggocek bola melewati satu bek lawan sebelum mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan PSIM.
Meski Deltras berusaha mengejar ketertinggalan dengan melakukan beberapa pergantian pemain, usaha mereka tidak membuahkan hasil. PSIM sendiri lebih fokus bertahan setelah unggul, hingga skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Meski bersyukur, Pelatih kepala PSIM Jogja, Erwan Hendarwanto tetap menilai adanya beberapa aspek yang perlu diperbaiki. “Kami bersyukur laga yang kami prediksi ketat dan berat ini bisa kami menangkan. Semua pemain memberikan penampilan optimal dan sesuai target. Namun, evaluasi tetap harus dilakukan, terutama dalam hal mempertahankan kemenangan. Saya masih kurang puas karena pemain terkadang kehilangan bola dan kurang fokus,” ujar Erwan.
Dia juga mengapresiasi dukungan suporter yang memberikan motivasi besar bagi timnya. “Tekanan dari suporter justru menjadi motivasi bagi kami. Wajar pendukung yang ingin kami promosi ke Liga 1 adalah tantangan yang harus kami jawab. Tiga poin ini sangat berarti, apalagi ini laga awal babak 8 besar. Modal penting untuk langkah kami ke depan,” tambahnya.
Di sisi lain, Pelatih Deltras FC, Bejo Sugiantoro, memberikan ucapan selamat kepada PSIM atas kemenangan mereka. Bejo juga mengapresiasi kerja keras pemainnya yang tetap fokus meski menghadapi berbagai kendala. “Selamat kepada PSIM yang berhasil menang hari ini. Saya berterima kasih kepada pemain kami yang tetap fokus di tengah kondisi tim yang sedang menghadapi banyak gejolak. Pertandingan tadi sesuai skema kami, tetapi mental pemain sedikit terkuras karena laga tunda melawan Persibo kemarin,” ujar Bejo.
Menurut Bejo, persiapan tim yang minim juga menjadi salah satu faktor kekalahan. Namun, ia tetap optimistis dengan peluang timnya di babak 8 besar. “Saya harus realistis. Persiapan kami mepet dengan intensitas medium saat melawan PSIM. Namun, peluang kami untuk lolos masih terbuka. Masih ada lima laga lagi, dan semua bisa terjadi.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.