Inflasi September 2026 Diproyeksi Tembus 3,3%, MBG dan El Nino Jadi Pemicu
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Setter Yogya Falcons Naysilla Wiedy Kirana sampai harus terjatuh saat menyelamatkan bola pada pertandingan lanjutan PLN Mobile Proliga 2025 melawan Jakarta Livin’ Mandiri di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat (24/1/2025)./Antara
Harianjogja.com, SURABAYA—Tim putri Jakarta Livin’ Mandiri mengakhiri putaran pertama kompetisi bola voli PLN Mobile Proliga 2025 dengan mengalahkan Yogya Falcons 3-0 (25-19, 25-13, 25-21) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/1/2025).
Tim asuhan pelatih asal Korea Selatan Ki Jung Kim itu mengemas empat kemenangan dan dua kekalahan serta menempati urutan ketiga klasemen sementara dengan nilai 11.
Sementara bagi Yogya Falcons, hasil tersebut menjadikan mereka satu-satunya tim yang belum pernah menang selama putaran pertama. Bahkan, Falcons juga tidak pernah bisa mengambil satu pun set karena selalu kalah telak 0-3.
Walaupun menang, asisten pelatih Jakarta Livin’ Mandiri Risco Herlambang mengatakan penampilan timnya masih di bawah standar dan kurang gereget. "Saya tidak tahu apakah ini ada pengaruhnya dengan kekalahan di Malang pekan lalu. Yang jelas, permainan anak-anak hari ini kurang maksimal," kata Risco.
Secara keseluruhan, Jakarta Livin’ lebih mendominasi permainan dan menekan lawannya melalui Liu Yan Han, Radostina Marinova, Shintia Alliva, dan Wilda Siti Nurfadilah.
Yogya Falcons yang kali ini tidak diperkuat pemain asingnya Ivy May Vila Wittingham karena sakit, berusaha mengimbangi tekanan lawan. Namun, banyaknya kesalahan sendiri yang dibuat pemain, membuat Falcons tertinggal dalam perolehan angka.
"Tim ini banyak dihuni pemain muda yang masih perlu jam terbang. Start kami juga selalu lambat sehingga ketika tertinggal poin, sulit untuk mengejar," kata pelatih Yogya Falcons Marcus Sugiyama.
BACA JUGA: Putaran I Proliga 2025, Yogya Falcon Kalah 3 Set Langsung dari Pertamina Enduro
Yogya Falcons merupakan cikal bakal tim nasional Indonesia yang diproyeksikan untuk Kejuaraan Dunia Bola Voli U-21 tahun 2025 di Jawa Timur pada Agustus mendatang.
Pelatih asal Brazil itu menambahkan bahwa dalam setiap sesi latihan, para pemain sudah berusaha memperbaiki kekurangan dan mencoba bermain lebih baik lagi. "Saya kira ke depan kesalahan-kesalahan itu harus dikurangi sehingga ada peluang untuk mengambil set," kata Marcus.
Pemain Yogya Falcons Pascalina Mahuze mengatakan secara mental tidak ada masalah dengan kondisi pemain, meskipun belum pernah memetik kemenangan. "Tidak ada masalah, kami harus tetap semangat dan berjuang lagi pada pertandingan selanjutnya," tutur Pascalina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Tak punya paklaring? Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan tetap bisa diajukan dengan dokumen tertentu. Cek syarat dan cara klaimnya.
Terlalu banyak minum teh dapat memicu sejumlah keluhan. Simak 13 dampaknya, dari gangguan tidur hingga penyerapan zat besi.
1 Oktober 2026 memperingati sejumlah hari penting, dari Hari Kesaktian Pancasila, Hari Kopi Internasional, hingga Hari Lansia Internasional.
Prakiraan cuaca Jogja Kamis 1 Oktober 2026 mayoritas berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca tiap kecamatan.
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.