Gagal Melaju ke 8 Besar Piala Asia, Timnas Indonesia U-20 Minta Maaf

Newswire
Newswire Senin, 17 Februari 2025 08:47 WIB
Gagal Melaju ke 8 Besar Piala Asia, Timnas Indonesia U-20 Minta Maaf

Pemain Timnas U-20 Indonesia, Kadek Arel Priyatna (tengah) berupaya menyundul bola dihalau penjaga gawang Timnas U-20 Suriah, Maksim Sarraf (kanan), Senin (27/1/2025)./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas Indonesia U-20 dipastikan gagal melaju ke babak 8 besar Piala Asia 2025. Pemain bertahan tim nasional Indonesia U-20 Doni Tri Pamungkas pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.

Garuda Muda gagal melaju ke babak berikutnya usai kalah 1-3 dari Uzbekistan pada pertandingan kedua di Stadion Shenzen Youth Football Training Base Centre, Shenzhen, China, Minggu (16/2/2205) malam WIB.

BACA JUGA : PSSI Sebut Timnas Sudah Bisa Berlatih di Lapangan IKN

"Saya mewakili tim melakukan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah mendukung kami. Sekali lagi mohon maaf karena perjuangan kami berakhir dan gagal melaju ke babak delapan besar," kata Doni Tri Pamungkas dilansir Antara.

Kekalahan ini membuat tim asuhan Indra Sjafri tersebut menelan dua kali kekalahan dari dua pertandingan perdana usai kalah tiga gol tanpa balas dari Iran.

Doni Tri dan kawan-kawan sudah tak dapat mengamankan tiket usai tertahan pada peringkat ketiga Grup C tanpa  poin. Sedangkan Iran dan Uzbekistan telah sama-sama mengoleksi enam poin dan secara berurutan menempati peringkat satu dan dua.

BACA JUGA : Piala Asia U-20, Indonesia Vs Uzbekistan, Ini Susunan Starting Line Up Garuda Muda

Menghadapi laga hiburan melawan Yaman, pemain Persija Jakarta itu berjanji tetap tampil maksimal demi meraih poin penuh. "Untuk pertandingan terakhir melawan Yaman, kami akan berjuang maksimal dan berharap meraih kemenangan," ujar Doni Tri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online