Indonesia Vs Bahrain Kualifikasi Piala Dunia 2026, 3.000 Tiket Tim Tamu Tidak Ada yang Beli, Siap Dialihkan untuk Suporter Tuan Rumah

Newswire
Newswire Senin, 17 Maret 2025 23:27 WIB
Indonesia Vs Bahrain Kualifikasi Piala Dunia 2026, 3.000 Tiket Tim Tamu Tidak Ada yang Beli, Siap Dialihkan untuk Suporter Tuan Rumah

Skuad Timnas Indonesia berfoto sebelum melawan Timnas Australia dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) Marsal Masita menyebut slot 3.000 ribu tiket penonton untuk tim tamu Timnas Bahrain tidak ada yang dibeli satu pun.

"Kebetulan slot kita (tiket untuk mereka) 3000, tapi sampai dengan hari H mereka tidak ambil, sama sekali," kata Marsal ketika ditemui di Jakarta Utara, Senin terkait jadwal Bahrain vs Indonesia pada laga kedelapan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, pada Selasa (25/3) pekan depan.

Terkait tak ada satupun yang membelinya, Marsal mengaku pihaknya bergerak cepat untuk mengalihkan 3000 tiket ini untuk pendukung umum dan tuan rumah. Tiket itu kemudian langsung habis dalam beberapa jam.

"Jadi ya kita gak bisa menunggu, lalu kita harus sesuai deadline. Jadi kuota tiket tersebut kita alihkan ke kita sudah jual by the way, sudah termasuk yang kemarin kita umumkan, kita sudah kasih kesempatan, tapi sampai dengan tenggat waktu mereka juga gak ambil," jelas dia.

Mengenai kemungkinan nanti suporter Bahrain akan hadir di SUGBK, Marsal tak bisa memastikan. "Kita gak tahu, kalau masuknya melalui jalur resmi yang sudah kita sediakan untuk mereka yang pasti tidak diambil".

Sementara itu, Marsal memastikan Indonesia akan berusaha menjadi tuan rumah yang baik untuk Bahrain.

Sebelumnya, tim asuhan Dragan Talajic itu sempat mengajukan bermain di tempat netral karena khawatir dengan keamanan dan keselamatan timnya setelah menerima serangan siber menyusul hasil imbang kontroversial di pertemuan pertama Oktober tahun lalu.

"Kita mau berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik, karena pak ketum juga bilang bahwa akan ada tamu dari FIFA, AFC, kita mau jadi tuan rumah yang bagus, kami mau pertandingannya nyaman, aman, dan tertib, hopefully bisa menang," tutup dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online