Sidang Chromebook, Nadiem Mengaku Tombok saat Jabat Menbudristek
Nadiem Makarim mengaku kondisi finansialnya terus merugi selama menjabat Mendikbudristek saat sidang kasus Chromebook di Tipikor Jakarta.
Pelatih Juventus, Thiaggo Motta./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Direktur Olahraga Juventus, Cristiano Guintoli menegaskan tidak akan memecat pelatih Thiago Motta meski performa tim asuhannya merosot musim ini.
"Kami akan lanjut bersama Thiago Motta dan kami akan tetap mempertahankan itu," ujar Guintoli kepada Dazn pada Senin (17/3/2025).
Motta ditunjuk menjadi pelatih Juventus pada awal musim 2024/2025 setelah tampil impresif bersama Bologna.
BACA JUGA: Dibekuk Fiorentina 3-0, Juventus Terlempar dari Tiga Besar
Awalnya diharapkan mengembalikan performa Juventus, dia malah membuat Juventus tidak stabil, dengan terbaru kalah 0-4 dan 0-3 dari Atalanta dan Fiorentina.
Guintoli menyatakan memecat pelatih bukanlah solusi untuk situasi sulit saat ini. Dia meminta seluruh elemen Juventus bersatu agar bisa melewati keterpurukan ini.
"Kita hanya bisa keluar dari situasi ini jika kita tetap bersatu. Kit harus melalui segalanya bersama," pungkas Guintoli.
Juventus menempati posisi lima klasemen Serie A dengan 52 poin. Mereka akan kembali bermain setelah jeda internasional melawan Genoa pada 30 Maret 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nadiem Makarim mengaku kondisi finansialnya terus merugi selama menjabat Mendikbudristek saat sidang kasus Chromebook di Tipikor Jakarta.
Motor roda tiga KDKMP Desa Sukoharjo Wonogiri masuk sawah usai distribusi. Diduga pengemudi belum mahir, kerusakan ringan.
Kapolri Listyo Sigit siapkan standar peralatan polisi (MEPE), termasuk seragam anti panah dan 430 kendaraan patroli listrik.
Ponsel ternyata bisa lebih kotor dari toilet dan berisiko picu infeksi. Simak bahaya serta cara membersihkan HP yang benar.
Banjir Sulawesi Tenggara 2026 berdampak pada 8.616 jiwa dan 2.326 rumah. Kendari jadi wilayah terparah, warga diminta waspada.
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.