Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo 27 Agustus, Polisi Tetapkan 3 Tersangka
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Ilustrasi pertandingan sepak bola - Foto ini dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Kekalahan telak Timnas U-17 Indonesia dalam perempat final Piala Asia U-17 di Qatar melawan Korea Selatan memantik komentar berbagai kalangan termasuk pengamat sepak bola.
Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni menyebut timnas Indonesia U-17 perlu menambah pemain berkualitas, termasuk dari diaspora, agar bisa bersaing di Piala Dunia U-17 2025 Qatar.
"Pertama adalah penguatan tim dengan menambah materi pemain yang punya postur dan kualitas fisik untuk bersaing dengan pemain dari Eropa atau Afrika yang mungkin nanti jadi lawan-lawan kita di fase grup," kata Kusnaeni, Selasa (15/4/2025).
"Secara skill, pemain yang ada lumayan bagus. Tapi untuk bersaing di Piala Dunia kita juga butuh pemain dengan postur dan kualitas fisik yang lebih tinggi," katanya.
"Coach Nova perlu mencari tambahan pemain dengan kualitas seperti itu. Entah dari kompetisi EPA (Elite Pro Academy), Liga 1, 2, 3, 4 atau diaspora," tambahnya.
Selain menambah pemain berkualitas, Kusnaeni juga menyarankan pemain-pemain yang berlaga di Piala Asia U-17 saat ini bisa menambah jam terbang di klub masing-masing. Menit bermain ini, kata Kusnaeni, akan mengasah kemampuan para penggawa Garuda Muda.
"Kedua, pemain yang sudah ada sekarang harus lebih banyak menjalani pertandingan berkualitas. Kelemahan mereka saat di-pressing lawan menunjukkan bahwa mereka belum terlalu terasah melalui kompetisi yang berkualitas," jelas dia.
Saran terakhir yang diberikan Kusnaeni adalah kepada PSSI. Ia berharap, tujuh bulan menuju Piala Dunia U-17, PSSI yang saat ini dipimpin Ketua Umum Erick Thohir dapat memberikan fasilitas pemusatan latihan terbaik dan tepat sasaran kepada timnas U-17.
"Ketiga, selain TC, PSSI juga perlu menyiapkan sejumlah pertandingan uji coba internasional yang bagus. Cari lawan-lawan dengan kualitas di atas kita yang akan membuat berbagai kekurangan timnas U-17 bisa lebih terekspos," tutup dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka dalam kasus tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Veda Ega Pratama bangkit dari posisi ke-15 dan finis kelima di FP2 Moto3 San Marino 2026. Brian Uriarte menjadi yang tercepat.
Memetri Kaistimewan menandai 14 tahun UUK DIY dengan kegiatan budaya, edukasi, dan kolaborasi agar nilai keistimewaan dekat dengan masyarakat.
Jadwal bola malam ini 12-13 September 2026: Persija vs Persib, Liverpool vs Fulham, Arsenal, AC Milan, Real Madrid vs Rayo Vallecano.
Astra Financial memperkuat literasi keuangan UMKM DIY agar lebih tertib mengelola arus kas dan siap mengakses pembiayaan resmi.
Persija vs Persib di SUGBK, Sabtu 12 September 2026 pukul 15.30 WIB. Simak susunan pemain resmi, formasi, dan rekor pertemuan terakhir.