Bawa Sajam saat Geruduk Perumahan, 5 Pemuda di Kudus Ditangkap
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
Para pemain Real Betis berjalan meninggalkan lapangan seusai pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Conference kontra Vitoria Guimaraes di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Jumat (7/3/2025). ANTARA/X/@RealBetis/am
Harianjogja.com, JAKARTA— Real Betis melaju ke final Liga Conference, setelah pada pertandingan leg kedua semifinal menahan imbang tuan rumah Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Florence, dengan skor 2-2, Jumat dini hari WIB.
Kapten Real Betis, Isco, bersuka cita atas kemenangan tersebut. Dengan hasil itu, Betis mengantungi keunggulan agregat 4-3, dan akan menantang Chelsea di laga final pada 29 Mei.
"Itu pertandingan yang sangat sulit, terutama karena saya merasa kami tidak memaksimalkan semua peluang yang kami ciptakan," ujar Isco dikutip dari laman resmi UEFA, Jumat.
"Kami mengalami kesulitan saat melawan lawan yang hebat, dan pada perpanjangan waktu kami berhasil mencetak gol yang membawa kami ke final, jadi saya hanya bisa merasa bahagia," lanjutnya.
Pada pertandingan di markas Fiorentina itu, Betis unggul terlebih dahulu berkat gol Antony pada menit ke-30. Fiorentina lantas menyamakan kedudukan dan berbalik unggul lewat gol-gol Robin Gosens pada menit ke-34 dan 42.
Sampai akhir waktu normal, kedudukan 2-1 untuk keunggulan Fiorentina bertahan dan membuat skor agregat terkunci pada 3-3. Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, dan Abde Ezzalzouli menjadi pahlawan Betis berkat golnya pada menit ke-97.
BACA JUGA: Bali United Bidik Lima Besar Liga 1, Teco Waspadai Persija
Meski sukses melaju ke final Liga Conference, Isco menegaskan bahwa fokus timnya saat ini adalah menjaga performa di Liga Spanyol.
"Kami belum mulai memikirkan final melawan Chelsea. Kami baru saja melewati serangkaian pertandingan sulit dan sekarang waktunya merayakan kemenangan ini serta beristirahat sejenak," jelas Isco.
"Pada Minggu (11/5), kami punya pertandingan Liga (Spanyol melawan Osasuna) yang sangat penting untuk kualifikasi Liga Champions musim depan, dan baru setelah itu kami akan mulai memikirkan Chelsea," ucap mantan pemain Real Madrid itu.
Sementara itu, pemain sayap Fiorentina, Gosens, merasa kecewa meski ia menyumbang dua gol untuk timnya.
"Tidak setiap hari Anda bisa mencetak dua gol di semifinal, dan meski begitu, saya di sini merasa sedih karena saya tahu itu tidak cukup," kata Gosens.
"Saya berharap ini bisa menjadi motivasi bagi kami untuk tampil baik di sisa pertandingan Liga (Italia), karena itu satu-satunya jalan kami kembali ke Eropa. Kami harus menemukan energi positif," ujar pemain Jerman itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.