El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Sepak bola - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, KEDIRI—Bus pemain Persik Kediri dilempari batu saat laga tandang melawan Arema Malang, Minggu (11/5/2025).
Pelatih Persik Kediri Divaldo Alves tidak ingin memperpanjang terkait dengan pelemparan batuyang dilakukan sekelompok orang ke bus yang di dalamnya ada pemain Persik.
Divaldo menilai pelemparan batu yang membuat kaca bus Persik Kediri hancur itu kemungkinan tidak dilakukan oleh suporter seusai timnya menang telak 3-0 dalam pertandingan Liga 1 Indonesia melawan Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/5/2025).
"Sepertinya bukan suporter, orang luar. Mungkin anak muda yang minum atau apa, seperti itu," kata Divaldo di Kediri, Senin (12/5/2025).
Ia menyebut saat pertandingan tidak ada masalah sama sekali, sehingga ia tidak mengetahui kenapa terjadi insiden pelemparan tersebut.
"Dalam stadion, waktu kami ke sana tidak ada masalah sama sekali. Tapi (pelemparan) terjadi di luar," kata dia.
Pelatih yang baru melatih kembali skuad Persik Kediri di bulan April lalu itu, menegaskan dirinya tidak trauma dengan insiden tersebut. Namun, ia berharap hal yang sama tidak akan terjadi lagi ke depannya. "Tidak ada (trauma). Saya siap semua. No problem. Enggak ada masalah apapun," kata dia.
Ia menambahkan sejumlah suporter Arema juga telah meminta maaf atas insiden tersebut. "Terus juga termasuk leader-leader suporter dari Arema yang minta maaf dengan kita," kata dia.
Manajer Tim Persik Kediri Mochamad Syahid Nur Ichsan mengatakan dari Persik Kediri telah bertemu dengan pihak perwakilan Arema FC sebagai tuan rumah serta perwakilan Aremania, kelompok pendukung Arema FC.
Dalam kesempatan itu, para pihak tadi meminta maaf atas kejadian pelemparan tersebut. "Teman-teman juga minta maaf. Dari panpel, dari Aremania, dari manajemen Arema. Kami (Persik Kediri) juga menerima. Kami juga legowo karena mungkin ini juga bukan hal yang diinginkan juga oleh mereka," kata Syahid.
Bis yang ditumpangi tim Persik Kediri dilempari batu oleh orang tidak dikenal saat hendak meninggalkan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu, (11/5) malam, setelah pertandingan Liga 1 pekan ke 32 antara tuan rumah Arema FC menghadapi Persik yang berakhir dengan kemenangan tim tamu 3-0.
Akibat pelemparan tersebut, bis yang mengangkut rombongan Persik Kediri mengalami kerusakan parah pada bagian kaca samping. Pecah.
Persik Kediri berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 40 poin, sedangkan Arema FC di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan 46 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.