Anak Gajah Yuna Mati Diduga Terinfeksi Virus EEHV di Aceh
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Enzo Maresca - Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Manajer Chelsea Enzo Maresca kecewa dengan perubahan jadwal pertandingan terakhir Real Betis di Liga Spanyol, yang dinilai memberatkan timnya menjelang final Liga Conference.
“Saya tidak senang, seratus persen. Tidak adil sebuah tim mendapat waktu 48 jam lebih banyak untuk persiapan laga final Eropa,” kata Maresca dalam laman Chelsea pada Rabu (21/5/2025).
BACA JUGA: Maresca Puji Cole Palmer
Betis memajukan jadwal pertandingan terakhir mereka melawan Valencia dari Minggu (25/5) ke Jumat (23/5) sehingga memberi mereka waktu istirahat 48 jam lebih banyak dibanding Chelsea yang baru melakoni laga penutup musim Liga Inggris melawan Nottingham Forest pada Minggu.
Chelsea dijadwalkan menghadapi Betis di final Liga Conference di Wroclaw, Polandia, pada Rabu pekan depan.
Situasi ini semakin pelik bagi Chelsea karena mereka harus menang atas Forest guna memastikan tiket Liga Champions musim depan.
The Blues menduduki peringkat keempat klasemen iga Inggris, unggul satu poin dari Nottingham Forest di peringkat ketujuh, dan hanya unggul selisih gol dari Aston Villa yang menempati posisi kelima.
Sebaliknya, Betis tidak memiliki beban karena sudah dipastikan finis posisi keenam Liga Spanyol.
Maresca mempertanyakan mengapa UEFA tidak memiliki regulasi yang mengatur kesetaraan waktu istirahat antartim finalis, meski otoritas tersebut tidak memiliki kewenangan langsung atas jadwal liga domestik.
“UEFA perlu menetapkan aturan yang lebih jelas,” tegasnya.
Laga final nanti juga akan mempertemukan Maresca dengan mantan pelatihnya, Manuel Pellegrini. Maresca menyebut pelatih Betis itu “ayah profesional” karena hubungan panjang mereka sejak di Malaga dan West Ham.
Maresca juga memastikan kiper muda Filip Jorgensen akan tampil sebagai kiper utama menggantikan Robert Sanchez.
“Filip akan bermain karena dia tampil di seluruh pertandingan di Eropa. Tidak adil jika dia tidak bermain di final,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.