UU Terorisme Masih Dominan Pidana, Deradikalisasi 7 Persen
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Pemain Malut United Yance Sayuri (kanan) memberikan pernyataan pada jumpa pers prapertandingan laga pamungkas Liga 1 Indonesia antara Malut United melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Kamis (22/5/2025). Laga tersebut digelar di JIS pada Jumat (23/5/2025) mulai pukul 19.00 WIB. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)
Harianjogja.com JAKARTA—Pemain Malut United Yance Sayuri bersyukur kembali mendapatkan panggilan tim nasional (Timnas) Indonesia untuk persiapan menjalani dua laga pamungkas putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang pada Juni 2025.
"Kalau untuk pemanggilan ke timnas, yang utama saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena masih diberikan kepercayaan kepada saya," kata Yance dalam jumpa pers pra-pertandingan melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Kamis (22/5).
Sebelumnya, pada pemanggilan perdana timnas Indonesia era pelatih Patrick Kluivert, Maret 2025, nama Yance tidak muncul.
Akan tetapi, saat ini, dia bersama saudaranya Yakob Sayuri, masuk ke dalam 32 pemain yang dipanggil oleh Kluivert tersebut untuk tim Garuda.
Terakhir kali Yance mendapatkan panggilan timnas Indonesia adalah pada November 2024 melawan Jepang dan Arab Saudi, di saat skuad Garuda masih dilatih oleh Shin Tae-yong. Namun, ketika itu, hanya Yakob yang masuk daftar final 23 pemain.
BACA JUGA: Jadwal Liga 1 Akhir Pekan Ini, Laga Penentu Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera
Yance pun kerap "tidak beruntung" ketika mendapatkan panggilan timnas Indonesia. Pasalnya, alih-alih menambah menit bermain, dia justru mengalami cedera sehingga akhirnya tersingkir dari skuad tim Garuda.
Kendati demikian, Yance mengaku tak terlalu mempermasalahkan. Dia menyebut itu adalah bagian dari "kehendak Tuhan".
"Kalau soal untuk gabung ke timnas dan beberapa kali cedera, mungkin saya tidak bisa ceritakan itu. Karena, di sisi lain, semua kehendak Tuhan. Saya tidak bisa melebihi kehendak Tuhan. Kalau Tuhan bilang itu belum waktunya, saya terima. Karena semua yang terjadi di hidup saya itu atas kehendak Tuhan," kata pemain yang baru memiliki satu penampilan bersama timnas Indonesia itu.
Kini, pemain berusia 27 tahun tersebut sedang memasuki musim terbaiknya dari segi catatan individu. Di Liga 1 Indonesia 2024-2025, Yance sudah membuat tujuh gol dan lima assist dari 31 pertandingan untuk Malut.
Kontribusi golnya ini bahkan melampaui catatannya saat mengantarkan PSM Makassar juara Liga 1 pada musim 2022-2023, di mana dirinya membuat lima gol dan lima assist.
Adapun timnas Indonesia dijadwalkan akan menggelar pemusatan latihan di Bali mulai Senin (26/5). Rencananya, tim Garuda akan menggelar pemusatan latihan itu selama sepekan.
"Saya fokus untuk pertandingan besok (melawan Persija) dulu. Selesai dari pertandingan besok baru saya pikir ke timnas lagi," kata Yance.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.