OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Penjualan tiket Piala Dunia Antarklub 2025 yang akan digelar dari 15 Juni sampai 14 Juli 2025 seret. Turnamen ini terancam sepi penonton.
Meski ada diskon harga tiket, tampaknya tidak membuat penonton tertarik menyaksikan Turnamen Piala Dunia Antarklub 2025.
Jadwal Piala Dunia Antarklub 2025 dibuka Minggu dengan laga Inter Miami yang diperkuat Lionel Messi menghadapi Al Ahly di Hard Rock Stadium, Florida.
Tiga puluh dua tim akan ambil bagian dalam turnamen yang diperluas itu dan dimainkan di 11 kota di AS. Final digelar pada 13 Juli di MetLife Stadium, New Jersey.
BACA JUGA: Kakak Beradik di Piyungan Bantul Berkelahi, Bakar Motor, Dapur Rumah Ludes Dilalap Api
Pada ticketmaster, mitra penjualan tiket resmi FIFA turnamen ini, tiket termurah untuk pertandingan pembuka adalah 349 dolar AS pada Desember 2024, namun hingga Kamis pekan ini tiket masih di bawah 80 dolar AS.
Kursi dek atas untuk pertandingan tertentu di Lumen Field, Seattle dan Lincoln Financial Field, Philadelphia sudah tidak tersedia lagi. Tautan ke beberapa tiket penjualan kembali di bagian tersebut sudah tidak berfungsi.
Sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebutkan beberapa bagian Lumen Field di Seattle telah ditutup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.