Usai Mundur dari BGN, Nanik Tegaskan MBG Bukan Program Politik
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Sepakbola putri - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas putri Indonesia mengalahkan Myanmar dalam adu penalti dengan skor 6-5 dan merebut juara tiga Piala AFF U-19. Pertandingan digelar di Thong Nhat Stadium, Ho Chi Minh City, Vietnam, Rabu (18/6/2025).
Kemenangan ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 90 menit ditambah empat menit waktu tambahan.
Babak pertama pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling berbalas serangan.
Pada menit ke-30 Myanmar mengancam pertahanan Indonesia melalui pemain nomor punggung sembilan. Namun, tembakannya masih melenceng jauh di sisi kanan gawang Indonesia.
Hingga pertandingan babak pertama berakhir tidak ada gol yang tercipta. Babak pertama berakhir 0-0.
Pada babak kedua, Indonesia mampu mendominasi permainan dan mengancam pada menit ke-50 melalui sundulan Aulia yang masih mengarah tepat ke pelukan penjaga gawang Myanmar.
BACA JUGA: Jakarta Ditetapkan Jadi Pusat Kegiatan FIFA untuk Asia Tenggara dan Timur
Semenit kemudian, Myanmar balas mengancam gawang Indonesia lewat tembakan keras Phyo dari luar kotak penalti. Namun, tembakannya masih melenceng di sisi kanan gawang Indonesia.
Pada menit ke-64 Indonesia mendapatkan peluang emas lewat aksi Nasywa. Namun penyelesaian Nasywa masih terlalu lemah sehingga mudah ditangkap kiper Myanmar.
Indonesia lagi-lagi mendapatkan peluang pada menit ke-81, kali ini melalui permainan umpan satu dua dalam situasi serangan balik. Sayangnya, penyelesaian akhir Shifana masih membentur mistar gawang Myanmar.
Pada menit ke-87 Indonesia mendapatkan peluang emas lewat Nasywa yang sudah berhadapan dengan kiper Myanmar. Namun, wasit menilai Nasywa sudah terjebak offside.
Myanmar nyaris mencuri gol pada menit ke-89 lewat sundulan nomor punggung 10 yang masih sedikit melenceng ke sisi kiri gawang Indonesia.
Hingga babak kedua berakhir tak ada gol yang mampu diciptakan kedua tim. Babak kedua berakhir 0-0, pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.
Dalam adu penalti, kiper Indonesia Allena berhasil menggagalkan dua dari tujuh penendang Myanmar gagal mencetak gol.
Sedangkan enam penendang Indonesia sukses mencetak gol untuk membuat Indonesia menang 6-5 atas Myanmar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Bareskrim Polri menetapkan dua bos produsen gas tawa Whip-Pink sebagai tersangka pelanggaran UU Kesehatan terkait produksi gas N2O.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Jaksa Agung memutasi Dirdik Jampidsus dan delapan kajati. Rotasi jabatan dilakukan untuk promosi dan penyegaran organisasi.
Menjaga integritas bukan hanya soal menjalankan aturan, tetapi juga tentang bagaimana setiap insan imigrasi mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab
KPK membagi kasus dugaan korupsi dana hibah Jawa Timur ke dalam tiga klaster suap yang melibatkan 21 tersangka.