SE Guru Non-ASN Terbit, Guru Honorer Kini Lebih Tenang Mengajar
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sepakbola putri - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas putri Indonesia mengalahkan Myanmar dalam adu penalti dengan skor 6-5 dan merebut juara tiga Piala AFF U-19. Pertandingan digelar di Thong Nhat Stadium, Ho Chi Minh City, Vietnam, Rabu (18/6/2025).
Kemenangan ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 90 menit ditambah empat menit waktu tambahan.
Babak pertama pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling berbalas serangan.
Pada menit ke-30 Myanmar mengancam pertahanan Indonesia melalui pemain nomor punggung sembilan. Namun, tembakannya masih melenceng jauh di sisi kanan gawang Indonesia.
Hingga pertandingan babak pertama berakhir tidak ada gol yang tercipta. Babak pertama berakhir 0-0.
Pada babak kedua, Indonesia mampu mendominasi permainan dan mengancam pada menit ke-50 melalui sundulan Aulia yang masih mengarah tepat ke pelukan penjaga gawang Myanmar.
BACA JUGA: Jakarta Ditetapkan Jadi Pusat Kegiatan FIFA untuk Asia Tenggara dan Timur
Semenit kemudian, Myanmar balas mengancam gawang Indonesia lewat tembakan keras Phyo dari luar kotak penalti. Namun, tembakannya masih melenceng di sisi kanan gawang Indonesia.
Pada menit ke-64 Indonesia mendapatkan peluang emas lewat aksi Nasywa. Namun penyelesaian Nasywa masih terlalu lemah sehingga mudah ditangkap kiper Myanmar.
Indonesia lagi-lagi mendapatkan peluang pada menit ke-81, kali ini melalui permainan umpan satu dua dalam situasi serangan balik. Sayangnya, penyelesaian akhir Shifana masih membentur mistar gawang Myanmar.
Pada menit ke-87 Indonesia mendapatkan peluang emas lewat Nasywa yang sudah berhadapan dengan kiper Myanmar. Namun, wasit menilai Nasywa sudah terjebak offside.
Myanmar nyaris mencuri gol pada menit ke-89 lewat sundulan nomor punggung 10 yang masih sedikit melenceng ke sisi kiri gawang Indonesia.
Hingga babak kedua berakhir tak ada gol yang mampu diciptakan kedua tim. Babak kedua berakhir 0-0, pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.
Dalam adu penalti, kiper Indonesia Allena berhasil menggagalkan dua dari tujuh penendang Myanmar gagal mencetak gol.
Sedangkan enam penendang Indonesia sukses mencetak gol untuk membuat Indonesia menang 6-5 atas Myanmar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.