12 WNI Dibebaskan Lewat Amnesti Myanmar, Ini Penanganannya
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Marc Marquez dari Ducati Lenovo berpose di podium usai menjuarai MotoGp Aragon Grand Prix di sirkuit Motorland Aragon, Alcaniz, Spanyol (8/6/2025). ANTARA/Xinhua/Stringer/aa.
Harianjogja.com, ITALIA–Hasil latihan bebas 1 Grand Prix Motogp Italia di Sirkuit Mugello, Italia, Sabtu (21/6/2025) pagi WIB, membuat pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez mengaku cukup puas.
Dalam sesi tersebut Marc menempati urutan ketiga di bawah Maverick Vinales dan Francesco Bagnaia. "Hari ini kami memahami bahwa pengaturan dasar tidak buruk. Saya merasa cukup nyaman mengingat kami berada di Mugello, yang merupakan trek di mana Pecco dan Alex (Marquez) benar-benar kuat - tapi aku bisa mendekati, dan itu penting," kata Marc Marquez dikutip dari laman Ducati, Sabtu.
BACA JUGA: Resmi, Yamaha Rekrut Dovizioso Jadi Pembalap Tes dan Penasihat Performa
Maverick Vinales menjadi yang tercepat pada sesi ini setelah mencatatkan waktu 1 menit 44,634 detik atau unggul +0,110 detik dari Pecco. Sementara Marc Marquez berada di urutan ketiga dengan mencatatkan waktu + 0,153 detik.
Pembalap asal Spanyol tersebut percaya diri mampu mempertahankan hasil yang cukup menjanjikan pada sesi kali ini nanti di balapan utama. Terlebih dengan pengaturan motornya, Marc mengaku telah nyaman dan siap menatap balapan di Mugello.
"Kami akan mencoba untuk mempertahankan level ini besok. Kami terutama bekerja dengan ban sedang, dan besok kami akan menguji perangkat lunak untuk memutuskan pilihan terbaik untuk balapan," ungkap jawara dunia delapan kali itu.
Menurut kakak dari Alex Marquez ini, bersaing di Mugello membuatnya harus bekerja ekstra keras karena pesaingnya yakni Pecco merupakan pembalap yang difavoritkan di sirkuit ini.
Selanjutnya akan berlangsung sesi latihan bebas 2, kualifikasi, dan sprint race GP Italia mulai Sabtu malam WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Tanah longsor akibat hujan yang dipicu Siklon Tropis Saudel menerjang Provinsi Jiangxi, China. Satu orang tewas, 11 hilang, dan ratusan ribu warga dievakuasi.
Kebocoran informasi stok amunisi AS diselidiki. Sekitar 50 staf Pentagon menjalani tes poligraf pada Agustus 2026.
Kejagung menyita aset Dadan Hindayana senilai Rp8,4 miliar, termasuk Rolex Rp300 juta, Toyota Zenix, dan uang tunai.
Sebanyak 93 kebakaran terjadi di DIY sepanjang Juli 2026. Bantul menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, mencapai 64 kejadian.
Gibran meminta pemulihan bencana Sumut dipercepat dengan fokus pada hunian, akses, layanan publik, dan mata pencaharian warga.