12 WNI Dibebaskan Lewat Amnesti Myanmar, Ini Penanganannya
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim PSS Sleman U-15 bersiap mengarungi Piala Soeratin U-15 DIY 2025. Menatap laga perdana, PSS U-15 mencari hasil positif sebagai modal awal untuk mengarungi fase grup Piala Soeratin U-15.
Tergabung dalam Grup C, Laskar Sembada Muda akan bertemu UAD FC U-15 di laga perdana yang bakal berlangsung Senin (23/6/2025) sore di Lapangan Gambiranom, Kulonprogo. Skuat PSS muda di bawah pelatih Adityas Budi Santoso bertekad meraih hasil maksimal di laga perdana sebagai modal penting di awal fase grup.
"Persiapan yang sudah kami jalani di pra musim berjalan dengan baik dari sisi teknis, taktik maupun mental bertanding," kata Adityas pada Minggu (22/6/2025) pagi WIB di Lapangan Macanan, Prambanan.
Kendati telah melewati persiapan panjang, evaluasi terus dilakukan. Namun jelang laga perdana ini, skuat PSS muda kata Adityas dalam kondisi prima dan siap menampilkan permainan terbaik bagi tim.
"Meskipun demikian evaluasi terus kami lakukan. Anak-anak juga dalam kondisi yang bagus. Mereka memiliki semangat besar untuk memberikan yang terbaik bagi tim," tegasnya.
BACA JUGA: Meletakkan Ponsel Pintar dengan Layar ke Bawah Ternyata Banyak Manfaatnya
Menatap laga perdana, Adityas memprediksi pertandingan melawan UAD FC bakal berlangsung ketat. Dari analisa Adityas, setiap tim yang berkontestasi di Piala Soeratin melakukan persiapan matang dengan membawa talenta terbaiknya.
"Kami melihat tim-tim yang berkiprah di turnamen ini sangat kompetitif dengan kekuatan tim berimbang. Menghadapi hal tersebut kami mengandalkan kekuatan kolektif tim," kata Adityas.
Di akhir, Budi menyebutkan bahwa para pemain PSS Sleman U-15 berkomitmen untuk memberikan penampilan terbaik di laha perdana.
"Dengan dukungan dari tim pelatih, manajemen dan suporter, para pemain diharapkan tampil dengan karakter militan, disiplin, dan pantang menyerah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Tanah longsor akibat hujan yang dipicu Siklon Tropis Saudel menerjang Provinsi Jiangxi, China. Satu orang tewas, 11 hilang, dan ratusan ribu warga dievakuasi.
Kebocoran informasi stok amunisi AS diselidiki. Sekitar 50 staf Pentagon menjalani tes poligraf pada Agustus 2026.
Kejagung menyita aset Dadan Hindayana senilai Rp8,4 miliar, termasuk Rolex Rp300 juta, Toyota Zenix, dan uang tunai.
Sebanyak 93 kebakaran terjadi di DIY sepanjang Juli 2026. Bantul menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, mencapai 64 kejadian.
Gibran meminta pemulihan bencana Sumut dipercepat dengan fokus pada hunian, akses, layanan publik, dan mata pencaharian warga.