Pameran Arsip Ungkap Jejak Lawas PTAIN, Foto Hitam Putih hingga Surat Kabar
Pameran arsip UIN Sunan Kalijaga menelusuri jejak PTAIN 1951–1961, dari foto hingga dokumen Pakualaman.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim PSS Sleman U-15 bersiap mengarungi Piala Soeratin U-15 DIY 2025. Menatap laga perdana, PSS U-15 mencari hasil positif sebagai modal awal untuk mengarungi fase grup Piala Soeratin U-15.
Tergabung dalam Grup C, Laskar Sembada Muda akan bertemu UAD FC U-15 di laga perdana yang bakal berlangsung Senin (23/6/2025) sore di Lapangan Gambiranom, Kulonprogo. Skuat PSS muda di bawah pelatih Adityas Budi Santoso bertekad meraih hasil maksimal di laga perdana sebagai modal penting di awal fase grup.
"Persiapan yang sudah kami jalani di pra musim berjalan dengan baik dari sisi teknis, taktik maupun mental bertanding," kata Adityas pada Minggu (22/6/2025) pagi WIB di Lapangan Macanan, Prambanan.
Kendati telah melewati persiapan panjang, evaluasi terus dilakukan. Namun jelang laga perdana ini, skuat PSS muda kata Adityas dalam kondisi prima dan siap menampilkan permainan terbaik bagi tim.
"Meskipun demikian evaluasi terus kami lakukan. Anak-anak juga dalam kondisi yang bagus. Mereka memiliki semangat besar untuk memberikan yang terbaik bagi tim," tegasnya.
BACA JUGA: Meletakkan Ponsel Pintar dengan Layar ke Bawah Ternyata Banyak Manfaatnya
Menatap laga perdana, Adityas memprediksi pertandingan melawan UAD FC bakal berlangsung ketat. Dari analisa Adityas, setiap tim yang berkontestasi di Piala Soeratin melakukan persiapan matang dengan membawa talenta terbaiknya.
"Kami melihat tim-tim yang berkiprah di turnamen ini sangat kompetitif dengan kekuatan tim berimbang. Menghadapi hal tersebut kami mengandalkan kekuatan kolektif tim," kata Adityas.
Di akhir, Budi menyebutkan bahwa para pemain PSS Sleman U-15 berkomitmen untuk memberikan penampilan terbaik di laha perdana.
"Dengan dukungan dari tim pelatih, manajemen dan suporter, para pemain diharapkan tampil dengan karakter militan, disiplin, dan pantang menyerah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pameran arsip UIN Sunan Kalijaga menelusuri jejak PTAIN 1951–1961, dari foto hingga dokumen Pakualaman.
DPRD Kulonprogo meminta penyerahan aset gerai KDMP tidak dipaksakan sebelum dokumen, kondisi, nilai, dan mekanisme aset jelas.
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Coffee culture di Indonesia berkembang menjadi gaya hidup. Pelaku bisnis F&B menghadapi tren cepat dan tantangan bahan baku.
Sebanyak 210 mahasiswa DIY dari empat perguruan tinggi menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa 2026 yang bersumber dari Dana Keistimewaan.
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.