DPRD DIY Ungkap Masalah Serius Sektor Pertanian, Ini Penjelasannya
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Latihan bersama antara PSIM Jogja dan Madura United yang dihelat di Lapangan Yogyakarta Independent School, Selasa (15/7/2025) sore/PSIMJogja
Harianjogja.com, JOGJA—Kondisi fisik para pemain PSIM Jogja terus menunjukkan perkembangan positif menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2025/26.
BACA JUGA: Rafinha Ungkap Alasan Bertahan di PSIM Jogja
Hal ini terlihat saat tim berjuluk Laskar Mataram menggelar uji tanding dengan Madura United di Lapangan Yogyakarta Independent School yang berakhir dengan skor 2-0 untuk PSIM Jogja, Selasa (15/7/2025) sore.
Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menyebut kebugaran pemain menjadi salah satu fokus utama setelah sebelumnya menjadi bahan evaluasi.
“Saya pikir kami telah membuat kemajuan secara fisik dan juga taktik. Fisik pemain terus membaik setiap minggunya,” katanya dalam keterangannya.
Menurut Van Gastel, sebagian besar penggawa PSIM Jogja kini sudah mampu bermain selama 60 menit dalam latihan bersama, sebuah peningkatan dibandingkan uji tanding sebelumnya.
“Sebagian besar pemain sekarang bermain 60 menit dalam laga seperti ini. Jadi langkah demi langkah kami mencoba membuat semua orang bugar,” tambah pelatih asal Belanda tersebut.
Selain aspek kebugaran, Van Gastel juga menilai permainan tim mulai berjalan sesuai rencana, terutama di babak pertama yang dinilai cukup solid dalam penguasaan bola. Meski demikian, ia menekankan masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki, khususnya di transisi permainan babak kedua.
“Kami kehilangan penguasaan bola dan sangat ceroboh dalam transisi. Seharusnya kami bisa mencetak dua atau tiga gol,” jelasnya.
Menjelang kompetisi resmi, Van Gastel memastikan timnya akan terus melakukan pembenahan di semua lini demi mencapai performa terbaik.
“Untuk evaluasi, kami ingin memperbaiki di semua sisi. Saya ingin semuanya sempurna. Meskipun tidak mungkin, kami akan berusaha untuk itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.