Singapura Uji FirstDate, Platform Kencan untuk Pegawai Negeri 21-35 Tahun
FirstDate menjadi platform kencan Singapura untuk pegawai negeri usia 21-35 tahun, dengan satu match dan algoritma Gale-Shapley.
Manny Pacquiao/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Petinju asal Filipina, Manny Pacquiao mengaku kecewa atas hasil imbang yang didapatkan saat melawan Mario Barrios, Minggu (20/7/2025) pagi WIB.
Pada akhir laga, dua wasit memutuskan skor imbang 114-114. Atas hasil itu, petinju berusia 46 tahun itu pun gagal merebut sabuk juara dunia kelas welter versi WBC.
BACA JUGA: Manny Pacquiao Sudah Tak Sabar Hadapi Mario Barrios
Pac Man-julukan Pacquiao bertarung berbekal rekor 62-8-2 (39 KO). Sedangkan Mario Barrios memiliki rekot 29-2-1 (18 KO).
Meski usianya sudah tidak muda lagi, Pacquiao mampu memberikan perlawanan sengit dan merepotkan lawannya yang jauh lebih muda itu. Hasilnya, laga dinyatakan berakhir majority draw.
"Saya pikir, saya yang memenangkan pertarungan ini," ujar Pacquiao seusai pertandingan.
Padahal jika menang, Pacquiao dipastikan menjadi petinju tertua kedua yang meraih gelar juara dunia setelah Bernard Hopkins. Hopkins menjadi juara dunia tertua pada 2013 usai memenangkan gelar kelas berat ringan IBF di usia 46 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FirstDate menjadi platform kencan Singapura untuk pegawai negeri usia 21-35 tahun, dengan satu match dan algoritma Gale-Shapley.
AI Muse Meta memberikan alamat rumah pengguna kepada calon pembeli. Kasus ini bermula dari salah tafsir pengaturan izin.
Operasional Pos Damkar Bokoharjo Sleman belum berjalan karena kebutuhan personel. BKPP masih menunggu kepastian formasi dari pemerintah pusat.
Honda kembali menggandeng Red Bull di MotoGP 2027. Kerja sama ini juga berdampak pada Fabio Quartararo yang meninggalkan Monster Energy.
Media asing menyoroti reshuffle Kabinet Prabowo, terutama pergantian Menlu Sugiono oleh diplomat karier Arrmanatha Nasir.
Sembilan tahun Batik Enom, Devie Fransisca membuktikan batik bisa menjadi pakaian sehari-hari melalui inovasi warna, desain, hingga jersey batik.