Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Harianjogja.com, JEPARA—Klub promosi Persijap Jepara cukup optimistis menatap penampilan perdana mereka di Super League setelah melakukan serangkaian perekrutan pemain baru dan persiapan tim selama dua bulan.
BACA JUGA: Wahyudi Hamisi Gabung Persijap Jepara
Hal itu disampaikan manajer operasional Persijap Egat Sacawijaya, saat ditemui setelah acara perkenalan tim dan pertandingan uji coba melawan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.
“Ya, dua minggu lagi kami akan bermain. Waktu yang sangat singkat sekali. Namun, persiapan kami sudah dua bulan. Kami sudah memaksimalkan aspek seperti fisik, taktikal, dan tim secara keseluruhan di bawah pelatih Mario Lemos. Kami pun sudah memainkan dua pertandingan persahabatan, lawan (PSBS) Biak dan lawan Persipura,” kata Egat.
Pada musim pertama Persijap di Super League, Egat memaparkan bahwa timnya tidak memasang target muluk-muluk, yakni dengan mencanangkan target bertahan di strata tertinggi.
“Konsisten dahulu bertahan di Liga 1. Itu sudah cukup untuk kami. Jadi ke depannya kami bisa melihat, kalau sudah di Liga 1 (Super League-red), apa berikutnya? Tentu kami harus mematangkannya dengan baik,” ujar dia.
Persijap akan mengawali Super League 2025/2026 dengan langkah berat. Berturut-turut klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu akan menghadapi PSM Makassar pada 8 Agustus, Persib Bandung pada 18 Agustus, Borneo FC pada 24 Agustus, dan Arema FC 30 Agustus.
Persijap merupakan salah satu tim yang sangat aktif pada bursa transfer untuk mendatangkan pemain-pemain baru. Total Persijap merekrut delapan pemain asing untuk menyongsong kompetisi musim baru.
“(Para pemain asing) sudah cukup memenuhi apa yang kita harapkan. Tinggal chemistry team-nya saja agar mereka terus kompak. Mereka adalah pemain baru yang bermain di Liga Indonesia. Jadi kami harus banyak memberikan pengetahuan tentang sepak bola Indonesia seperti soal karakternya,” ujar Egat, yang telah menjabat sebagai manajer Persijap sejak 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.