Mau Liburan ke Luar Negeri? Cek 8 Pengaturan Ponsel Ini
Cek delapan pengaturan ponsel sebelum liburan ke luar negeri, mulai dari roaming data, peta luring, hingga fitur pelacakan perangkat.
Vietnam vs Indonesia/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia U-23 gagal meraih juara Piala AFF U-23 2025, setelah ditekuk Vietnam dengan skor 1-0 di babak final Piala AFF U-23 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7/2025).
BACA JUGA: Tol Jogja Solo Segmen Prambanan Klaten Segera Berbayar
Indonesia langsung tampil menekan sejak peluit tanda babak pertama ditiup. Sayang peluang pertama melalui sepak pojok di menit pertama. Sayang umpan Rayhan Hannan ke kotak penalti mampu ditangkap sempurna penjaga gawang Tran Trung Kien.
Timnas Indonesia U-23 nyaris berhasil memecah kebuntuan di menit kelima melalui skenario lemparan jarak jauh Robi Darwis. Sayang beribu sayang sundulan Jens Raven di kotak penalti melambung di atas mistar gawang.
Menit ke-11, Rayhan Hannan saat duel perebutan bola dan menginjak kaki Phi Hoang Nguyen. Wasit kemudian meninjau VAR dan memberikan kartu kuning kepada Rayhan.
Menit ke-14, giliran kapten Kadek Arel yang diganjar sanksi kartu kuning, setelah menarik jersey pemain Vetnam yang berupaya melakukan sprint dari sisi sayap kanan.
Memasuki menit ke-20, Timnas Indonesia U-23 tampak terburu-buru saat membangun serangan di sepanjang 20 menit pertama. Sementara Vietnam memilih untuk menunggu dan menumpuk pertahanan di lini tengah sambil mencari celah melakukan counter attack.
Memasuki menit ke-29, Jens Raven kembali mendapatkan peluang. Sayang tendangannya masih bisa ditangkap kiper Tran Trung Kien. Begitu juga peluang dari Rayhan Hannan bisa diblok kiper Tran Trung Kien yang dengan sigap menutup celah ruang tembak Rayhan pada menit ke-30.
Alih-alih menyerang, Indonesia justru kebobolan pada menit ke-35, Chong Puong berhasil menghasilkan kemelut di depan gawang yang terjadi setelah sepak pojok. Skor sementara Indonesia tertinggal 1-0.
Masuk babak kedua, Indonesia mencoba bangkit. Namun, pressing ketat yang dilakukan Vietnam di lima menit awal babak kedua memaksa Indonesia memainkan long ball. Namun, strategi ini kurang efektif dan membuat bola terbuang sia-sia.
Masuk menit ke-63, Dony Tri Pamungkas mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun tembakannya masih mampu diblok para pemain Vietnam yang menerapkan pertahanan berlapis.
Begitu juga penetrasi Dony Tri Pamungkas berhasil menembus sisi kiri pertahanan Vietnam namun umpan silang yang dilakukannya masih bisa dipatahkan pemain Vietnam dan hanya menghasilkan tendangan penjuru pada menit ke-66.
Masuk menit ke-77,Kakang Rudiyanto gagal memanfaatkan kemelut di kotak penalti efek dari lemparan jarak jauh Robi Darwis. Tembakan kaki kirinya malah melambung jauh ke atas alih-alih mengarah ke gawang. Begitu juga peluang dari Arkhan Fikri di menit ke-84 masih melambung di atas mistar gawang.
Begitu juga peluang melalui lemparan jarak jauh Robi Darwis dari sisi kiri di menit ke-90+3 masih gagal. Sayang lemparan Robi berbuah pelanggaran karena Muhammad Ferarri melakukan dorongan kepada pemain Vietnam. Skor tidak berubah 1-0 untuk keunggulan Vietnam.
Susunan Pemain:
Timnas U23 Indonesia (3-4-3): Muhammad Ardiansyah; Kakang Rudianto, Kadek Arel (C), Muhammad Ferrari; Frengky Missa, Robi Darwis, Dominikus Dion, Dony Tri Pamungkas; Rayhan Hannan, Rahmat Arjuna, Jens Raven.
Vietnam U23: Trung Kien Tran (GK); Van Khang Khuat (C), Ly Duc Pham, Hieu Minh Nguyen, Dinh Bac Nguyen, Van Truong Nguyen, Xuan Bac Nguyen, Nhat Minh Nguyen, Phi Hoang Nguyen, Cong Phuong Nguyen, Anh Quan Vo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek delapan pengaturan ponsel sebelum liburan ke luar negeri, mulai dari roaming data, peta luring, hingga fitur pelacakan perangkat.
ESDM membuka rekrutmen Pengawal Energi 2026 untuk 108 personel. Simak syarat, dokumen, cara daftar, dan jadwal seleksi sebelum 1 November.
Pemegang hak lagu Elvis Presley menggugat Anthropic atas dugaan penggunaan 274 lagu untuk melatih AI Claude. Nilai tuntutan mencapai US$41 juta.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
TNI AU menyiagakan helikopter Super Puma untuk membantu pemadaman karhutla di Gunung Lawu melalui water bombing dan pemantauan titik api.
Lee Biscuits dikabarkan menutup pabrik di Johor, Malaysia, akhir Oktober 2026 setelah 92 tahun berproduksi. Simak sejarah merek biskuit Marie.