Temuan 74 Kg Emas Jadi Dasar Sprindik Baru TPPU Febrie
Kejagung menjelaskan sprindik baru TPPU terhadap Febrie Adriansyah diterbitkan setelah temuan 74 kilogram emas dan uang valuta asing.
Voli - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Tim nasional bola voli putri Indonesia kembali takluk dari Thailand dengan skor akhir 0-3 (16-25, 16-25, 21-25) pada pertandingan SEA V League 2025 putaran kedua di Hanoi, Vietnam, Jumat.
Kekalahan tim Merah Putih dari Thailand tersebut merupakan yang kedua setelah pertemuan pada putaran pertama yang berakhir dengan skor 1-3 (25-22, 15-25, 25-17, 12-25).
Pelatih Octavian yang tidak mengubah skuad pada putaran kedua, memainkan Megawati Hangestri Pertiwi, Ersandrina Devega Salsabila, Mediol S Yoku, Shella Bernadetha, Tisya Amallya Putri, dan Asih Titih Pangestuti pada awal laga.
Indonesia memberikan perlawanan ketat pada awal set pertama dengan mencetak skor imbang 2-2, 5-5, sebelum Thailand menjauh dengan 8-6.
Kesalahan servis serta penerimaan bola pertama yang dilakukan para pemain Indonesia membuat Thailand menjauh dengan 11-8 dan terus memimpin 16-10.
BACA JUGA: Hasil Borneo FC vs Bhayangkara, Pesut Etam Menang Tipis 1-0
Megawati dan kawan-kawan yang kesulitan membendung serangan balik semakin tertinggal saat 12-20 dan hanya menambah beberapa poin sebelum Thailand mengakhiri set pertama dengan 25-16.
Indonesia berusaha mendapatkan momentum pada set kedua saat memimpin di awal set dengan 2-0. Namun, Thailand yang tampil solid di semua lini berhasil mengejar hingga mengambil alih sebelum technical time out pertama dengan 8-6.
Kedua tim saling mencetak poin namun servis dan serangan gagal serta kesulitan membendung serangan dari para pemain Indonesia, memberikan momentum bagi Thailand untuk menjauh dengan 15-10.
Wimonrat Thanapan bersama rekan-rekannya terus menggempur, mengoptimalkan setiap peluang menjadi poin hingga mengamankan set kedua dengan skor akhir 25-16.
Perlawanan ketat kembali ditunjukkan Indonesia saat memimpin cukup lama pada set ketiga dengan 8-6. Namun, keunggulan tidak bertahan lama setelah para pemain Thailand dengan mental yang semakin naik mampu menyamakan kedudukan 9-9.
Kedua saling mencetak poin membuat beberapa kali skor imbang, sebelum dua poin beruntun membawa Thailand memimpin 18-16.
Indonesia yang bisa melangkah lebih jauh dibandingkan dua set sebelumnya, terus berusaha mendekat hingga menyamakan skor 19-19, berlanjut 20-20.
Namun, Thailand yang tidak mengendurkan serangan mencetak poin krusial secara beruntun hingga mencetak skor 25-21, sekaligus mengakhiri laga dengan kemenangan set 3-0.
Hasil tersebut menambah rekor negatif Indonesia di SEA V League 2025 dengan total empat kekalahan (tiga kekalahan pada putaran pertama). Indonesia masih berpeluang membalikkan keadaan pada dua laga tersisa melawan tuan rumah Vietnam dan Filipina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung menjelaskan sprindik baru TPPU terhadap Febrie Adriansyah diterbitkan setelah temuan 74 kilogram emas dan uang valuta asing.
FAM meminta FIFA menjelaskan perubahan injury time Indonesia vs Bangladesh dari dua menjadi tujuh menit dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
DPD PDI Perjuangan DIY menggelar tahlil dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Muhammad Guruh Soekarnoputra di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY
Daftar 30 kereta ekonomi New Generation Oktober 2026, terdiri dari rangkaian modifikasi dan Stainless Steel New Generation.
Portugal menang 4-2 atas Denmark di Nations League tanpa Cristiano Ronaldo. João Félix menjadi penentu kemenangan pada menit ke-87.
Bonceng penumpang dengan motor sport perlu persiapan. Cek kondisi motor, posisi penumpang, tekanan ban, hingga cara mengerem.