Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Yoane Wissa./ Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyerang Brentford, Yoane Wissa ditawar Newcastle sebesar Rp 35 juta pound (Rp768 miliar). Ini merupakan penawaran kedua dari Newcastle.
Mengutip Sky Sports, Kamis, Newcastle mengajukan penawaran setelah melakukan pembicaraan bersama Brentford pada Rabu waktu setempat.
Ini penawaran kedua yang diajukan Newcastle untuk mendatangkan Wissa setelah tawaran pertama sebesar 25 juta pound (Rp550 miliar) ditolak Brentford.
BACA JUGA: Hasil Playoff Liga Champions Leg Pertama
Brentford diperkirakan kali ini menerima tawaran Newcastle karena mereka mematok pemain berkebangsaan Kongo itu sebesar 30-40 juta pound sterling (Rp660 - 880 miliar).
Setelah penawaran itu diterima, Newcastle tak akan menemukan kendala karena sejak beberapa waktu lalu mereka sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan Wissa.
Newcastle menjadikan Wissa incarannya setelah kalah bersaing dari Liverpool untuk mendapatkan Hugo Ekitike.
Sebenarnya Brentford enggan melepas Wissa, terlebih mereka baru saja menjual Bryan Mbeumo ke Manchester United.
Pada musim 2024/2025, pemain berusia 28 tahun itu tampil dalam 39 pertandingan untuk mencetak 20 gol dan lima assist.
Wissa tidak terlibat ketika Brentford kalag 1-3 dari Nottingham Forest.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Polisi tangkap karyawan rental di Grogol yang mencuri motor pelanggan. Pelaku terancam 5 tahun penjara.
Trump hubungi Venezuela usai gempa M7,5. Korban 920 tewas, bantuan internasional terus berdatangan.
Dembele cetak hattrick cepat saat Prancis kalahkan Norwegia 4-1 dan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.