Top Ten News Harianjogja.com Edisi Selasa 27 Oktober 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (27/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Ketua DPP Perbasi Budisatrio Djiwandono saat melatih KPH Purbodiningrat sebagai Ketua Pengda Perbasi DIY periode 2025-2029, Senin (25/8/2025). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) akan mengupayakan solusi terkait kendala minimnya perangkat pertandingan setiap kompetisi basket di DIY. Pasalnya DIY masih meminta bantuan daerah lain dalam setiap pelaksanaan kompetisi bola basket.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PP Perbasi Budisatrio Djiwandono saat melantik KPH Purbodiningrat selaku Ketua Pengurus Daerah Perbasi DIY periode 2025-2029 di Pendopo Ambarrukmo, Senin (25/8/2025).
Dalam kesempatan itu KPH Purbodiningrat yang kembali terpilih memimpin Perbasi DIY mengungkap event bola basket di DIY digelar hampir di setiap pekan. Animo masyarakat juga tergolong tinggi baik sebagai peserta maupun kaderisasi pemain. Namun ia mengakui masih adanya kendala perangkat pertandingan dalam setiap event kompetisi.
BACA JUGA: Sultan HB X Usulkan Pembangunan 5 Embung di DIY
"Hampir setiap minggu ada event basket, baik digelar klub maupun masyarakat. Bahkan kami sampai kekurangan perangkat pertandingan baik wasit maupun lainnya, itu kami beberapa harus mendatangkan dari pengurus daerah sebelah," kata KPH Purbodiningrat dalam sambutannya.
Menurutnya pembinaan atlet basket mulai dari kelompok umur di DIY juga terus dilakukan. Salah satu target di kepengurusan berikutnya yaitu kembali menambah satu medali untuk 3x3 putra pada PON NTB 2028 mendatang, pasalnya pada PON sebelumnya 3x3 putri sudah meraih medali.
"Selain berusaha mencarikan berbagai solusi [perangkat pertandingan] tadi, kami akan persiapan PON, kami sudah persiapkan atlet sesuai jenjang usia," katanya.
Budisatrio Djiwandono pun merespons terkait kendala perangkat pertandingan tersebut. PP Perbasi akan mengupayakan solusi kendala perangkat pertandingan tersebut. Hal ini harus dilakukan seiring dengan tinggi minat basket di DIY yang berpotensi meningkatkan ekosistem basket menjadi lebih baik dan berprestasi ke depan.
BACA JUGA: Perbaikan Gor Olahraga Cangkring Kulonprogo Ditarget Rampung Desember
"Banyak event di Jogja harapannya terus berjalan. Kami sadar bahwa ada beberapa kendala dan keterbatasan perangkat perlombaan, lapangan, yang ini perlu kami sikapi [mencarikan solusi]. Seperti perangkat pertandingan wasit, pelatih, official, perangkat statitsik, sampai ke infrasturktur yang butuh perhatian supaya basket berkembang," kata politikus Partai Gerindra ini.
Perbasi pusat siap bersinergi untuk membangun ekosistem basket ke depan dengan sepenuhnya menelurkn program sesuai dengan kebutuhan Perbasi DIY. "Kami sangat mengapresiasi untuk DIY karena event banyak, fansnya juga tinggi dan saat ini terus berkembang, apalagi di bawah pemimpin muda yang tangguh seperti Kanjeng Purbo," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (27/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
TelkomGroup meluncurkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026 untuk memperkuat kemandirian digital, infrastruktur AI, dan akses pasar UMK
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (28/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Danantara dan BP BUMN merestrukturisasi PTPN I untuk memperkuat keuangan, dengan EBITDA positif Rp1,9 triliun dan target restrukturisasi 2027.
Telkom meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026 berkat inisiatif green carbon dan blue carbon untuk mendukung
Lebih dari 140.000 pelajar dan anak muda mendaftar aksi Gen Z di 23 kota Jerman pada 31 Oktober untuk memprotes sejumlah kebijakan pemerintah.