Survei: Kepercayaan Publik kepada Prabowo-Gibran Turun 16,7 Poin
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Poster laga tinju kelas bulu super putri World Boxing Association Rima Ayadi (kiri) lawan Elif Nur Turhan (kanan) yang dipublikasikan melalui laman resmi WBA yang dipantau di Jakarta, Kamis (28/8/2025). (Laman resmi WBA)
Harianjogja.com, JAKARTA - Petinju tak terkalahkan Rima Ayadi dan Elif Nur Turhan akan saling bertemu untuk memperebutkan gelar juara dunia kelas bulu super putri interim World Boxing Association pada 28 Agustus 2025 di Enghien, Prancis.
"Pertarungan ini menawarkan kontras gaya yang mencolok. Ayadi akan berusaha mengendalikan tempo dengan jab dan gerakan lateralnya, sementara Turhan akan berusaha menutup jarak, memaksa pertukaran serangan, dan menguji dagu Ayadi dengan kekuatannya," demikian keterangan WBA dalam laman resmi asosiasi itu yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Di usia 36 tahun, Ayadi membawa pengalaman dan disiplin ke atas ring dengan rekor tak terkalahkan, 11 kemenangan dan satu knockout (KO).
Petinju yang lahir di Les Meraux, Prancis itu telah membangun kariernya dengan konsistensi, kecerdasan di atas ring, dan kemampuan pengendalian jarak dalam dalam menghadapi lawan-lawannya.
Meskipun rekornya hanya menunjukkan satu KO, gaya bertarung Ayadi dapat menghancurkan lawan dengan kecepatan, presisi, dan gerakan yang terukur.
BACA JUGA: Timnas Voli Putra Indonesia U-21 Menang Atas Puerto Rico
Kemenangan angka atas mantan juara dunia Victoria Noelia Bustos dan Licia Boudersa baru-baru ini telah mengukuhkan statusnya sebagai petarung kelas bulu super putri terbaik Prancis.
Ayadi akan menjamu Turhan asal Turki yang akan naik ring membawa rekor tak terkalahkan dengan 10 kemenangan (enam KO).
Petinju 30 tahun itu memiliki pendekatan yang kontras yang dikenal karena kekuatan dua tinjunya dan gaya agresif yang terbukti menyulitkan lawan.
Turhan unggul dalam pertukaran serangan yang ketat, melontarkan kombinasi cepat dan ingin mengakhiri pertarungan lebih awal.
Dalam penampilan terbarunya, Turhan menunjukkan kemampuan menghancurkan Shauna Browne dari Irlandia dengan technical knockout (TKO) ronde pertama, yang membuatnya tidak diragukan lagi akan insting penyelesaiannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei Poltracking mencatat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran turun dari 81,5 persen pada Oktober 2025 menjadi 64,8 persen pada Oktober 20
Simak pilihan mobil RWD di Indonesia, mulai dari Toyota Innova Reborn hingga BMW. Kenali kelebihan penggerak roda belakang dan kisaran harganya.
Simak jadwal Veda Ega Pratama di Moto3 Australia 2026, mulai latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan utama di Phillip Island.
Proyek PSEL Piyungan ditargetkan mulai dibangun akhir 2026 atau awal 2027. Simak progres desain, perizinan, investasi, dan target operasinya.
Liverpool menjamu Villarreal di Liga Champions 21 Oktober 2026. Simak jadwal, performa terkini, rekor pertemuan, dan catatan kedua tim.
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?