Kuota Magang Nasional 2026 Naik, Pemerintah Siapkan 150 Ribu Peserta
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Logo Garuda Pancasila di jersei baru timnas Indonesia./Antara
Harianjogja.com, SIDOARJO—Pelatih timnas U-23 Laos Ha Hyeok-jun menilai kekuatan timnas U-23 Indonesia yang dilatih Gerald Vanenburg mengalami penurunan dari era pelatih sebelumnya Shin Tae-yong, yang pernah mengantarkan Garuda Muda menorehkan sejarah di Piala Asia U-23 2024 di Qatar.
Hal ini dikatakan oleh Hyeok-jun setelah membawa anak-anak asuhnya meraih satu poin dari hasil imbang 0-0 melawan tuan rumah Indonesia pada laga pertama Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Grup J di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (3/9/2025).
BACA JUGA: Klasemen Sementara Usai Indonesia Ditahan Laos 0-0
"Saya juga merasa tim Indonesia di bawah Pelatih Shin Tae-yong adalah skuad yang lebih kuat. Namun, saat ini, saya merasa mereka mungkin sedang dalam masa transisi. Mereka tidak sekuat sebelumnya," kata Hyeok-jun pada jumpa pers usai pertandingan.
Ini adalah hasil imbang kedua yang didapatkan Hyeok-jun ketika bertemu dengan Indonesia. Sebelumnya, pelatih 55 tahun itu mendapatkan hasil imbang pertamanya ketika menangani tim senior Laos dengan skor 3-3 di Kejuaraan ASEAN 2024 (Piala AFF 2024), yang kala itu tim Garuda dilatih oleh Shin.
"Kami harus memberi tepuk tangan dan selamat kepada para pemain. Mereka telah bekerja keras, untuk mewujudkan ini. Meraih satu poin melawan Indonesia di Surabaya," kata Hyeok-jun.
Satu poin ini sangat berarti untuk Laos, yang belum pernah sekali pun bermain di enam putaran final Piala Asia U-23 yang sebelumnya sudah dimainkan sejak 2013 di Oman.
Saat ditanya apakah Laos dapat menjadi salah satu dari 11 juara grup dan empat runner-up terbaik yang lolos ke Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi pada Januari tahun depan, Hyeok-jun mengatakan itu bukan perjalanan yang mudah.
"Kami akan menargetkannya, tetapi itu tidak mudah. Kami bekerja keras untuk membangun tim ini karena kami memiliki sekelompok pemain yang bagus. Menantikan tahun depan dan tahun-tahun berikutnya. Jika anak-anak ini dapat tetap bugar dan bermain di liga, kami merasa dalam beberapa tahun kami dapat menciptakan sesuatu yang istimewa dengan tim nasional Laos," kata dia.
Sementara itu, kiper Laos U-23 Kop Lokphathip, yang melakukan lima penyelamatan pada pertandingan ini, bangga dengan dengan kerja keras yang ditunjukkan timnya.
"Saya tidak akan berada di sini tanpa para pemain saya. Teman-teman saya di lapangan telah berjuang keras untuk mewujudkan ini. Selain itu, semua orang di tim telah bekerja keras. Meskipun kami tidak menang, poin ini merupakan hasil yang pantas kami dapatkan melawan Indonesia di kandang sendiri," kata Lokphathip.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.