iPhone Air 2 Bocor, Bawa Chip 2nm dan Kamera Ultrawide 48 MP
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Jay Idzes saat berbicara dengan awak media setelah rombongan Timnas Indonesia menemui Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta pada Jumat (6/6/2025). ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia vs Lebanon di FIFA Matchday 2025 dijadwalkan pada Senin, (8/9/2025) malam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Timnas Indonesia akan melakoni laga kedua di FIFA Matchday bulan September 2025 menghadapi Lebanon. Laga ini merupakan persiapan Tim Merah Putih menuju Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Arab Saudi dan Irak pada bulan Oktober 2025 mendatang.
BACA JUGA: Formula 1 Perpanjan Kontrak GP Monaco
Tim besutan Patrick Kluivert memiliki modal positif usai meraih kemenangan telak 6-0 atas Cina Taipei. Namun Lebanon bukanlah lawan yang mudah lantaran memiliki ranking FIFA lebih bagus ketimbang Timnas Indonesia.
Saat ini, Lebanon berada di ranking 113 FIFA dengan total 1.176,19 poin. Sementara Timnas Indonesia berhasil naik satu peringkat ke ranking 117 FIFA dan mengumpulkan 1.157,80 poin.
Pelatih Patrick Kluivert menampilkan formasi baru yakni 4-2-3-1 di laga kontra Cina Taipei. Selain itu, coach Kluivert juga mengistirahatkan sejumlah pemain inti seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy.
Rizky Ridho dan kawan-kawan berhasil tampil impresif dan mendominasi sepanjang jalannya pertandingan. Sejumlah variasi serangan dan penguasaan bola di lini tengah dapat ditampilkan dengan baik oleh skuad Garuda.
Kendati demikian, laga kontra Lebanon diprediksi tidak akan mudah bagi Timnas Indonesia. Duel tersebut akan menjadi pertemuan pertama Timnas Indonesia vs Lebanon di ajang FIFA Matchday.
Lebanon memiliki level permainan yang lebih tinggi daripada Cina Taipei. Dilihat dari posisi ranking FIFA, Lebanon lebih unggul ketimbang Timnas Indonesia. Saat ini Lebanon berada di ranking 113, sementara Tim Merah Putih menempati ranking 117.
Laga Timnas Indonesia vs Lebanon salah satu merupakan persiapan menatap Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Timnas Indonesia akan menghadapi Irak dan Arab Saudi pada bulan Oktober 2025.
Tim yang finis sebagai juara grup di Round 4 berhak lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026. Sementara tim runner-up akan bertanding di Round 5 untuk memperebutkan 1 tiket ke babak playoff antar konfederasi.
Timnas Indonesia diprediksi tampil dengan sejumlah pemain inti seperti Jay Idzes Justin Hubner, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks di sektor pertahanan. Sementara lini depan dapat diisi oleh Ragnar Oratmangoen, Miliano Jonathans dan Mauro Ziljstra.
Prediksi Pemain:
Timnas Indonesia (4-2-3-1): Emil Audero (GK); Calvin Verdonk; Justin Hubner, Jay Idzes, Kevin Diks; Joey Pelupessy, Thom Haye; Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, Miliano Jonathans; Mauro Zijlstra. | Pelatih: Patrick Kluivert.
Lebanon (4-1-4-1): Mostafa Matar (GK); Majed Osman, Kassem El Zein, Waleed Shour, Hussein Al Zein; Ali Samir Sisi; Mohamad Safwan, Hasan Srour, Kheir El Dhine, Husseyn Chakroun; Malek Fakhro. | Pelatih: Miodrag Radulovic.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi juara Taipei Open 2026 setelah mengalahkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai.
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
PKB DIY menggelar konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur kepengurusan dan menyiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Pemkab Gunungkidul memastikan gaji ASN dan PPPK aman hingga akhir 2026 meski belanja pegawai masih mencapai sekitar 39 persen APBD.
Hakim AS melanjutkan gugatan Reddit terhadap Perplexity AI terkait dugaan penyedotan data ilegal untuk pengembangan AI.