Jaga Ritme di Jeda Internasional, PSS Sleman Gelar Latihan 11 Lawan 11 dengan Wasit
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah meraih hasil positif dari lawatannya ke kandang Persiku Kudus, PSS Sleman akan menjalani pekan ke-3 Pegadaian Championship 2205/2026 kontra Deltras FC. Potensi kebangkitan Deltras FC seusai kekalahan atas Barito Putera pekan lalu, menjadi kewaspadaan Super Elja.
Laga PSS Sleman kontra Deltras FC akan digelar di Stadion Maguwoharjo pada Senin (29/9/2025) malam. PSS Sleman telah meraih dua kemenangan dan saat ini bercokol di posisi 2 dengan torehan 6 poin. Sementara Deltras FC yang meraih satu hasil kemenangan dan satu kekalahan bercokol di posisi 7 klasemen dengan raihan tiga poin.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis mengatakan kekalahan yang dialami Deltras pada pekan sebelumnya bisa memicu motivasi lebih bagi pasukan The Lobster. Potensi itu lah yang coba diantisipasi Ansyari dengan meminta pemainnya punya motivasi yang lebih tinggi dari motivasi yang dimiliki para pemain Deltras.
BACA JUGA: Uji Coba Jembatan Pandansimo Dibuka Hari Ini, Cek Jadwalnya
"Ya kami pasti tahu lah, artinya ketika tim barusan mengalami kekalahan, pasti motivasinya lebih, baik main di kandang maupun di luar kandang. Itu yang kami harus antisipasi. Di mana momentum mereka untuk bangkit, kami juga harus lebih dari mereka," kata Ansyari dalam Pre Match Press Conference pada Minggu (28/9/2025).
"Jadi dari motivasi, dari cara bermain, semangat, itu harus lebih," katanya.
Ansyari menerangkan apabila timnya saat ini telah siap menghadapi Deltras. Laga kontra tim Jawa Timur itu kata Ansyari akan menjadi momen krusial bila PSS Sleman ingin mempertahankan poisi di papan atas klasemen.
"Tentu kami sangat-sangat siap dengan menghadapi Deltras, karena ini momen yang penting," ujarnya.
Jika Super Elja ingin terus naik di papan atas klasemen, Ansyari bilang para pemain harus fokus dan bekerja keras. Pria yang akrab disapa Uwak itu juga menyinggung agar pemain bermain dengan hati dan semangat juang bila ingin terus membawa PSS naik ke posisi atas.
"Kalau mau bergerak naik ke atas, kami harus selalu yang kami tekankan adalah fokus, kerja keras dan bertanggung jawab dan selalu bermain dengan hati, semangat juang. Itu yang paling penting," tegasnya.
Selain fokus dan kerja keras, Ansyari juga meminta dukungan para suporter yang disebut Uwak dapat menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain.
BACA JUGA: Begini Cara Pemkab Bantul Berupaya Tambah Armada Bus Sekolah
"Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Sleman, karena itu menjadi satu motivasi tersendiri bagi seluruh pemain," tutur Ansyari.
Pelatih Kepala Deltras FC, Widodo Cahyono Putro mengatakan persiapan tim dari segi teknik maupun taktikal telah dilakukan menjelang laga kontra PSS Sleman. Selain itu aspek mentalitas juga terus dibangun pasukan The Lobster sejak mengarungi kompetisi ini.
"Kami di awal membangun tim ini selalu mentalitas psikologinya kamk bangun supaya setiap pertandingan bisa menampilkan yang terbaik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.
IABI menyebut gempa Lombok Barat M5 merupakan gempa intraslab di dalam Lempeng Australia, bukan akibat sesar aktif dangkal di Lombok.
Kasus ISPA di Gunungkidul mencapai 2.296 kasus dalam sepekan saat kemarau. Dinkes mengimbau warga menjaga kesehatan dan memakai masker.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Kroasia 2-1. Dua gol Mikel Merino menjaga La Furia Roja tetap sempurna di Grup A3.
MK menyatakan permohonan sengketa syarat pendidikan Gibran tak dapat diterima. Mahkamah juga tak menemukan bukti ijazah setara SMA.
Kemlu RI mengungkap diplomasi tertutup membebaskan empat ABK WNI yang disandera perompak Somalia selama lima bulan sebelum dipulangkan ke Indonesia.