Veda Ega Naik ke Posisi Ketujuh Klasemen Moto3 2026
Veda Ega Pratama naik ke posisi ketujuh klasemen Moto3 2026 usai finis keenam di Mandalika dengan koleksi 115 poin.
Sirkuit Mandalika. - Antara
Harianjogja.com, LOMBOK—Luca Marini, pembalap Honda HRC Castrol mencatat waktu terbaik pada sesi FP1 MotoGP Mandalika 2025. Ia unggul tipis dari Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi.
Marini mengungguli persaingan ketat dari Pedro Acosta dan Marco Bezzecchi setelah membukukan catatan tercepat 1 menit 30,809 detik, di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025).
Sementara itu posisi keempat ditempati oleh Alex Rins. Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez justru harus puas berada di posisi kelima setelah sebelumnya sempat memimpin jalannya sesi FP1.
Pemenangan seri sebelumnya di GP Jepang sekaligus pemenang GP Indonesia musim 2024, Francesco "Pecco" Bagnaia harus puas menempati posisi ke-17 setelah begitu kesulitan mempertajam catatan waktunya.
Insiden terjadi ketika rookie Gresini Racing Fermin Aldeguer yang terjatuh ketika kehilangan keseimbangan memasuki tikungan 8. Selanjutnya akan terdapat sesi latihan yang berlangsung mulai Jumat pukul 15.00 WITA.
BACA JUGA:
Hasil latihan bebas 1 MotoGP Indonesia:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama naik ke posisi ketujuh klasemen Moto3 2026 usai finis keenam di Mandalika dengan koleksi 115 poin.
Framingham Risk Score membantu memperkirakan risiko penyakit jantung dan stroke dalam 10 tahun. Kenali faktor risiko dan pentingnya MCU.
Pit Lane Walk MotoGP Mandalika 2026 dipadati penonton yang ingin melihat motor balap, garasi tim, serta pembalap seperti Marc Márquez.
Pemerintah mematangkan kelembagaan BRAN, termasuk pembagian tugas, kewenangan, dan koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk menangani konflik agraria.
Bus Mercedes-Benz menabrak truk bermuatan manisan mangga di Tol Semarang-Solo KM 431,6. Muatan tumpah dan sempat memicu kemacetan.
Komisi I DPRD Kulonprogo memantau tiga kalurahan menjelang lurah purna tugas, sekaligus menyoroti penyerapan anggaran dan ketidaktepatan data bansos.