Jepang vs Brasil! Zion Suzuki Pede Hadapi Ujian Berat Piala Dunia
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, BANDA ACEH—Persiraja Banda Aceh meminta maaf kepada para suporter karena mereka belum berhasil meraih kemenangan dalam dua laga kandang Pegadaian Championship 2025/2026, setelah hanya memetik skor imbang 1-1 kontra Garudayaksa FC pada Minggu malam.
"Kami mohon maaf atas hasil malam ini yang bukan kami inginkan," kata Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas dalam jumpa pers usai pertandingan di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh.
Meski belum menang, hasil imbang 1-1 melawan Garudayaksa menjadi sebuah progres bagi Persiraja mengingat mereka sebelumnya dipecundangi Adhyaksa FC Banten dengan skor 2-3 pada 22 September 2025.
Akhyar menilai pertandingan melawan Garudayaksa berlangsung cukup ketat. Setelah tim tamu membuka keunggulan lewat tendangan jarak jauh, ia meminta para pemain menaikkan tempo dan hasilnya mereka bisa menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Persiraja kemudian cukup banyak menciptakan peluang, tetapi tak mampu mengkonversinya menjadi gol, terlebih mereka harus berjibaku membongkar pertahanan Garudayaksa yang tampil cukup kokoh.
"Setelah beberapa hasil yang kurang baik pastinya psikologi pemain sedikit terganggu, kita harap juga support dari semua pecinta Persiraja untuk pemain tentunya bagaimana bisa kita mengembalikan kepercayaan diri pemain," katanya.
Meski demikian, dirinya juga mengapresiasi para pemain atas usaha dan kerja keras pada pertandingan malam ini. Mereka, sudah mencoba menciptakan banyak peluang, hanya saja belum membuahkan hasil.
"Saya pikir, apa yang dilakukan para pemain sudah baik, saya harus mengapresiasinya. Kami hanya kurang beruntung malam ini," ujar Akhyar Ilyas.
Hal senada juga disampaikan Kapten Persiraja, Miftahul Hamdi memohon maaf kepada masyarakat Aceh baik yang datang langsung memberikan dukungan di stadion maupun yang menonton dari rumah.
"Saya mewakili rekan-rekan tim semuanya mohon maaf kepada masyarakat Aceh, dan penonton yang sudah datang langsung mendukung kami ke stadion," kata Hamdi.
Mantan pemain Timnas U-19 ini menegaskan, pertandingan malam ini menjadi pembelajaran berharga bagi para pemain agar bisa tampil lebih baik lagi dan bisa mengamankan poin penuh di laga kandang pekan depan melawan Bekasi City.
"Pertandingan malam ini menjadi pembelajaran bagi kami, semoga kedepan kami bisa lebih baik, dan mudah-mudahan minggu depan kami bisa memenangkan pertandingan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jepang tanpa kalah di fase grup dan siap hadapi Brasil di 32 besar Piala Dunia 2026. Zion Suzuki tampil percaya diri.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.
Rektor Prof. Hari Purnomo mengajak alumni membangun growth mindset untuk menghadapi AI dan tantangan global.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.