Anggaran DIY Tertekan, Sultan HB X Fokuskan Program yang Berdampak Besar
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, memberikan pandangannya terkait kiprah Timnas Indonesia di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ia menilai skuad Garuda masih memiliki peluang untuk melangkah, meski baru saja menelan kekalahan 2–3 dari Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Menurut Van Gastel, hasil tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan penampilan buruk tim asuhan Patrick Kluivert. Bermain tandang di Arab Saudi disebutnya sebagai tantangan berat yang wajar jika membuat tim kesulitan.
“Saya pikir mereka melakukan pekerjaan bagus, karena itu pekerjaan yang berat. Bermain tandang di Arab Saudi itu sulit. Memang selalu berat ketika Anda kalah, tapi mereka masih punya kesempatan,” kata Van Gastel, Jumat (10/10/2025).
Van Gastel menekankan bahwa peluang Indonesia untuk lolos ke putaran berikutnya belum sepenuhnya tertutup. Garuda masih menyisakan satu laga penting kontra Irak pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.
“Jika mereka memenangkan laga selanjutnya, mereka masih punya peluang. Jika mereka ingin lolos mereka harus menang lawan Irak, dan saya pikir itu tujuannya. Timnas Indonesia masih on track,” ucapnya.
Selain itu, pelatih asal Belanda tersebut juga menanggapi rumor yang mengaitkan namanya dengan kursi pelatih Timnas Indonesia. Belakangan, posisi Patrick Kluivert mendapat sorotan publik seiring hasil kurang maksimal di kualifikasi.
Van Gastel menilai spekulasi semacam itu tidak tepat untuk dibahas saat Timnas masih berjuang. Ia juga menegaskan komitmennya terhadap PSIM Jogja.
“Saya pikir tidak pantas untuk bicara tentang posisinya (Kluivert) atau posisi saya. Karena saya direkrut di sini, saya tidak direkrutkan tempat lain. Biarkan mereka bekerja dengan tenang,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan transfer DIY dalam RAPBD Perubahan 2026 turun Rp583,77 miliar. Sultan HB X menegaskan program berdampak besar tetap menjadi prioritas.
Pemerintah menyetujui sanksi pidana bagi pemilik kendaraan ODOL. RUU LLAJ juga mengatur korporasi dan pemilik barang sebagai subjek pidana.
Esteban Ocon memutuskan meninggalkan Haas pada akhir musim F1 2026 setelah menjalani 39 balapan bersama tim tersebut
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
inflasi September 2026 diproyeksi mencapai 3,34%-3,35%, dipicu pangan, El Nino, MBG, dan kenaikan harga minyak dunia.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.