Meutya Kecam Israel Tahan Jurnalis RI di Misi Gaza
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri meluapkan kegembiraan saat menghadapi pasangan China Liang Weikeng dan Wang Chang dalam babak semifinal Victor China Open 2025 di Changzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, Sabtu (26/7/2025). ANTARA FOTO/VCG via Reuters Connect/Stringer/bar
Harianjogja.com, JAKARTA—Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengalahkan pasangan China Liang Wei Keng Liang/Wang Chang 21-15, 21-18 pada semifinal Denmark Open 2025 di Jynske Arena, Sabtu (18/10/2025).
Pasangan inipun melaju ke final Denmark Open 2025. "Senang bisa kembali ke final. Tadi, tidak mudah juga lawan Liang/Wang," kata Fajar Alfian dalam keterangan Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan, pada gim pertama, dirinya sempat merasakan gangguan fisik setelah terjatuh cukup keras saat tubuhnya yang membentur lapangan. Namun, kondisinya masih bisa bertahan hingga bisa mengamankan kemenangan pada set pertama.
Pada gim kedua, keduanya sempat tertinggal, tetapi dengan permainan yang all out dan menerapkan flick service dapat membuahkan poin-poin penting hingga memenangkan pertandingan dengan dua set.
Baca juga: Kalahkan Pasangan China, Fajar/Rian Melaju ke Final Denmark Open 2025
Fajar mengatakan sudah siap menghadapi partai final dengan pengalamannya yang pernah menjuarai Denmark Open bersama Rian. Sementara Fikri, kata dia, juga pernah menjadi finalis ajang itu saat berpasangan dengan Bagas.
Sementara itu, Fikri menjelaskan, pasangan Liang/Wang merupakan lawan sangat kuat baik dalam bertahan maupun menyerang.
"Hanya hanya tadi di gim kedua kami mungkin bisa lebih fokus dan mereka agak sedikit lengah. Peluang ini kami tidak sia-siakan untuk membalikkan keadaan," katanya.
Dia menambahkan, lawan selanjutnya di partai puncak adalah Hoki/Kobayashi dari Jepang atau Satwik/Chirag (India), dimana keduanya merupakan pasangan yang tangguh.
"Kami belum pernah bertemu sebelumnya. Kami harus tetap fokus, waspada dan pelajari pertandingan mereka nanti," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.