Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Uji coba PSIM Jogja vs PSBS Biak di YIS, Jumat (14/11/2025) sore/ PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja memanfaatkan jeda liga dengan uji tanding melawan PSBS Biak, di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Jumat (14/11) sore. Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel menilai laga ini penting untuk menilai mentalitas pemain pelapis dan memberi sinyal adanya perubahan komposisi.
Van Gastel menjelaskan bahwa laga ini dirancang untuk memberi kesempatan bagi pemain yang jarang tampil, sekaligus menyamakan menit bermain dan menjaga kebugaran skuad.
“Saya melihat pertandingan ini sebagai kesempatan yang sangat baik bagi para pemain untuk menunjukkan diri mereka,” ujar Van Gastel, dalam keterangan tertulis.
Kesempatan 90 menit melawan sesama kontestan Super League menjadi ujian ideal bagi para pemain untuk menunjukkan kesungguhan mereka.
“Mereka memiliki 90 menit melawan lawan yang kuat, dan juga memberi mereka kesempatan untuk menunjukkan kepada saya bahwa mereka bersedia bermain, bahwa mereka dapat memberikan kontribusi kepada tim saat tim membutuhkannya,” jelasnya.
Yang mengejutkan, Van Gastel justru lebih menekankan evaluasi pada aspek non-teknis. Pelatih berlisensi UEFA Pro itu tegas menyatakan prioritas penilaiannya.
“Bagi saya yang paling penting adalah sikap yang kita tunjukkan di lapangan,” tegasnya.
Pengamatan terhadap sikap ini memberinya gambaran jelas tentang komitmen pemain pelapis, yang akan mempengaruhi keputusannya ke depan.
“Saya akan lebih bijak lagi dengan beberapa pemain saya,” ungkap Van Gastel, memberikan sinyal akan perubahan dalam penentuan komposisi pemain.
Van Gastel secara terbuka mengungkapkan temuan perbedaan kesungguhan di antara para pemainnya dalam laga uji tanding tersebut.
“Hari ini beberapa pemain menunjukkan bahwa mereka bersedia bermain, sementara ada beberapa pemain yang memberi saya kesan bahwa mereka tidak ingin bermain,” tuturnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pemain yang minim menit bermain untuk terus bekerja keras memperebutkan posisi di starting line up PSIM Jogja.
“Para pemain ini pada dasarnya bukan pemain inti, jadi mereka harus menyesuaikan cara bermain yang kami inginkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.