Schneider Electric Akuisisi PTC Rp404 Triliun untuk Perkuat Data Center AI
Schneider Electric mengakuisisi PTC senilai Rp404 triliun untuk memperkuat bisnis software dan infrastruktur data center AI.
Ganda campuran Indonesia Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti saat melawan pasangan Malaysia Liew Xun/Ho Le Ee pada semifinal Indonesia International Challenge 2025 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Sabtu (15/11/2025). Pasangan Merh Putih menang dengan skor 21-17, 21-18 GOR (ANTARA/HO-PBSI).
Harianjogja.com, JAKARTA—Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti menyegel gelar BNI Indonesia International Challenge 2025.
Di babak final yang berlangsung di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu, Bobby/Melati mengatasi perlawanan dari rekan senegaranya Renaldi Samosir/Masita Mahmudin lewat rubber gim 17-21, 21-11, 21-16.
"Di pertandingan memang tidak mudah setiap bertemu mereka, rekor pertemuan sekarang 2-2. Tadi pun sangat alot, bermain tiga gim tapi beruntung di gim ketiga kami bisa konsisten, tetap fokus dan tidak goyang sampai akhir," ungkap Melati dikutip dari PBSI.
Melati mengatakan Renaldi/Masita tampil menggunakan pola permainan yang sama sepanjang laga. Oleh sebab itu kunci kemenangannya yakni meredam agresivitas Renaldi/Masita yang sudah terbaca polanya.
"Di akhir gim pertama kami kurang antisipasi dan itu yang kami perbaiki di gim ketiga. Kelebihan mereka coba diredam, dijagain bolanya dan akhirnya kami bisa lebih rapat mainnya," kata Melati.
Bobby menambahkan meski mereka meraih gelar juara namun permainan yang ditampilkan di babak final masih belum memuaskan. "Senang dapat gelar di sini tapi secara permainan saya sama sekali belum puas. Saya masih harus banyak belajar, banyak evaluasi yang harus diperbaiki," ujarnya.
Bobby/Melati yang menjadi unggulan pertama pada turnamen kali ini selanjutnya menargetkan untuk bisa menembus turnamen BWF kelas super 100 dan super 300. "Kami juga ada target ranking, ingin masuk 30 besar. Ini target tercepat kami di tahun depan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Schneider Electric mengakuisisi PTC senilai Rp404 triliun untuk memperkuat bisnis software dan infrastruktur data center AI.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.