Derbi DIY Terwujud, Hasto Minta Suporter PSIM-PSS Tahan Emosi
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Rahmatsho Rahmatzoda saat membawa PSIM Jogja unggul 1-0 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga pekan ke-13 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (22/11/2025). Ist/officialpsimjogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga pekan ke-13 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (22/11/2025).
Gol tunggal PSIM tercipta pada menit ke-38 melalui sepakan keras gelandang asal Tajikistan, Rahmatsho Rahmatzoda, yang menghujam gawang Bhayangkara yang dikawal Aqil Savik. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Sejak awal laga, PSIM tampil lebih agresif dan dominan. Sejumlah peluang berbahaya tercipta, mulai dari kesempatan emas Fahreza Sudin di menit-menit awal, hingga tembakan jarak jauh Ze Valente yang masih membentur mistar gawang.
Jika keunggulan ini mampu dipertahankan hingga laga usai, PSIM berpeluang naik satu tingkat di klasemen sementara Super League 2025/2026. Laskar Mataram akan menyamai poin Persib Bandung yang masih menyisakan dua pertandingan.
Di sisi lain, Bhayangkara yang sebelumnya berada di posisi keenam berpotensi turun satu tingkat ke peringkat ketujuh.
Jelang pertandingan, Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel menilai Bhayangkara sebagai tim dengan kedisiplinan permainan yang tinggi. Ia menilai stabilitas performa Bhayangkara musim ini tidak lepas dari organisasi permainan yang rapi.
“Saya rasa Bhayangkara memiliki disiplin yang sangat tinggi. Jadi dari sudut pandang mereka, mereka bisa bermain dengan stabil karena permainan disiplin mereka,” ujar Van Gastel dalam konferensi pers, Jumat (21/11/2025).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Derbi PSIM vs PSS kembali di Liga 1 2026. Wali Kota Jogja ingatkan suporter jaga kondusivitas dan hindari bentrokan.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.