Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ketum PSSI Erick Thohir menyampaikan keterangan pers terkait dengan perkembangan sepak bola Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Antara/Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menegaskan FIFA Series harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia menghadapi lawan lintas konfederasi.
Hal ini diutarakan Ketua umum PSSI, Erick Thohir yang juga meminta kepercayaan FIFA kepada Indonesia untuk menjadi salah satu tuan rumah FIFA Series.
“Ini adalah kesempatan besar yang harus kita manfaatkan untuk terus menguji dan menaikkan level Timnas. Dengan menghadapi lawan dari luar Asia secara rutin, para pemain akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis,” kata Erick, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima pewarta, Sabtu (22/11/2025).
“Ini adalah jalan terjal, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia,” katanya.
FIFA Series merupakan program resmi FIFA yang mempertemukan tim-tim nasional dari konfederasi berbeda dalam laga persahabatan terstruktur.
Program ini bertujuan menambah pengalaman internasional dan mendukung pemerataan perkembangan sepak bola global.
Selama ini Indonesia lebih sering menghadapi lawan dari Asia. Melalui FIFA Series, Timnas dijadwalkan bertanding melawan perwakilan Afrika (CAF), Eropa (UEFA), Amerika Selatan (CONMEBOL), Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF), serta Oseania (OFC).
Format tersebut memungkinkan Indonesia mempelajari gaya permainan berbeda, mulai dari fisik Afrika, disiplin taktis Eropa, kreativitas Amerika Selatan hingga kecepatan tim CONCACAF.
Pada edisi 2026, Indonesia bergabung sebagai tuan rumah bersama Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan.
Penunjukan ini menempatkan Indonesia kembali dalam kalender resmi FIFA sebagai penyelenggara event internasional.
FIFA Series pertama pada 2024 digelar di lima negara, yakni Aljazair, Azerbaijan, Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka, dengan format mempertemukan tim-tim lintas benua dalam satu venue.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.
Megawati Soekarnoputri dan Dubes Kuwait membahas konflik Timur Tengah, Palestina, hingga stabilitas Selat Hormuz di Jakarta.