OpenAI Wajibkan Update ChatGPT di Mac Sebelum 12 Juni
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum tampil luar biasa dan merebut gelar Australian Open 2025 setelah mengalahkan Ana/Trias lewat pertandingan ketat tiga gim.
Pertandingan final yang digelar di Sydney Olympic Park, Australia, pada Minggu (23/11/2025) siang WIB ini berakhir dengan skor rubber game 18-21, 21-19, 23-21.
Meski menjadi all-Indonesian final, kedua pasangan tampil tanpa beban dan menunjukkan kualitas permainan tinggi sepanjang pertandingan. Rachel/Febi harus bangkit dari ketertinggalan di set pertama sebelum akhirnya berhasil membalikkan keadaan di dua gim berikutnya.
Gelar ini menjadi pencapaian historis bagi Rachel/Febi karena merupakan gelar pertama mereka di level Super 500 sejak pertama kali dipasangkan pada September 2025 lalu. Kemenangan ini juga menunjukkan perkembangan positif dalam regenerasi ganda putri Indonesia.
Pada gim pertama, Ana/Trias langsung menunjukan dominasi dengan menciptakan tekanan sejak awal. Mereka berhasil membangun keunggulan 3-0 yang kemudian diperlebar menjadi 7-1. Di interval, Ana/Trias unggul cukup telak dengan skor 11-3.
Meski sempat tertinggal 18-11, Rachel/Febi bangkit dan mengejar ketertinggalan hingga mendekat di angka 20-18. Namun ketenangan Ana/Trias di titik kritis akhirnya membawa mereka memenangi gim pertama dengan skor 21-18.
Memasuki gim kedua, kedua pasangan terlibat dalam kejar-kejaran poin yang ketat. Rachel/Febi sempat unggul 2-0 sebelum disamakan Ana/Trias menjadi 2-2. Kedua pasangan terus saling berbalas poin hingga interval dengan skor 11-10 untuk keunggulan Ana/Trias.
Setelah interval, Ana/Trias sempat menjauh hingga 14-11, namun Rachel/Febi perlahan mengejar dan berhasil menyamakan kedudukan di 18-18. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Rachel/Febi yang akhirnya memenangi gim kedua 21-19.
Gim penentu berlangsung dramatis sejak awal. Rachel/Febi sempat memimpin 1-0 sebelum Ana/Trias membalikkan keadaan menjadi 5-1. Di interval ketiga, Ana/Trias masih unggul 11-7.
Setelah interval, Ana/Trias tetap konsisten dan memimpin 14-10. Namun di saat kritis, Rachel/Febi bangkit dengan meraih empat poin beruntun hingga menyamakan kedudukan 15-15. Kedua pasangan kemudian terlibat dalam pertukaran poin yang sengit hingga akhirnya Rachel/Febi berhasil menutup gim ketiga dengan skor 23-21.
Kemenangan ini tidak hanya membawa gelar prestisius bagi Rachel/Febi, tetapi juga membuktikan kedalaman tim ganda putri Indonesia di kancah internasional. Kedua pasangan menunjukkan kualitas permainan tinggi yang menjanjikan untuk kejuaraan-kejuaraan mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Inter Milan gagal menang setelah ditahan Hellas Verona 1-1 pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.