10 Cabor SEA Games 2025 Dipindah ke Bangkok karena Banjir

Newswire
Newswire Kamis, 27 November 2025 11:47 WIB
10 Cabor SEA Games 2025 Dipindah ke Bangkok karena Banjir

ilustrasi Medali SEA Games /Dok

Harianjogja.com, JAKARTA—Sepuluh cabang olahraga dalam ajang SEA Games 2025 yang dijadwalkan berlangsung di Songkhla bulan depan akan dipindahkan ke Bangkok akibat banjir yang melanda Thailand, Rabu (26/11/2025), dan kekhawatiran atas kondisi arena setelah air surut.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Nasional Thailand (NOCT) Chalitrat Chantarubeksa, keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dihadiri oleh Ketua Komite SEA Games ke-33 Chaiyapak Siriwat, Menteri Pariwisata Atthakorn Sirilatthayakorn, dan perwakilan dari masing-masing negara peserta, demikian seperti dilaporkan Bangkok Post.

Sepuluh cabang olahraga dengan potensi 109 medali emas yang semula dijadwalkan di provinsi selatan yang dilanda bencana itu adalah tinju, pencak silat, sepak bola, catur, judo, kabaddi, karate, gulat, petanque, dan wushu.

Selain kekhawatiran apakah air banjir akan surut tepat waktu, kondisi tempat penyelenggaraan yang sebelumnya telah ditentukan juga menjadi perhatian utama.

Beberapa negara juga khawatir tentang kemungkinan penyebaran penyakit akibat banjir.

Asosiasi olahraga juga dilaporkan tengah mencari lokasi baru di ibu kota untuk cabang olahraga yang terdampak.

Sebagai tuan rumah, Thailand juga akan mempertimbangkan cara memberikan kompensasi kepada negara-negara peserta, karena beberapa atlet telah memesan tiket pesawat dan akomodasi di Songkhla.

Pengumuman resmi akan disampaikan setelah pemberitahuan kepada Komite Olimpiade Nasional pada Jumat (28/11).

Dengan Songkhla yang kini tidak lagi menjadi tuan rumah, SEA Games Thailand ke-33 2025 akan berlangsung dari 9-20 Desember di Bangkok dan Chonburi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online