Manfaatkan Jeda Internasional, PSS Sleman Asah Tendangan Bebas
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
Pelatih Kepala Timnas Putri Indonesia, Akira Higashiyama (kiri) dan pemain Timnas Putri Indonesia, Claudia Scheunemann dalam Pre Match Press Conference pada Jumat (28/11/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Timnas Putri Indonesia siap menghadapi tim peringkat 42 dunia, Timnas Putri Cina Taipei, dalam FIFA Match Day bertajuk Women’s International Friendly Match pada Sabtu (29/11/2025). Mengusung permainan agresif, Garuda Pertiwi bertekad membalas kekalahan pada pertemuan terakhir kedua tim.
Pada laga Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Indomilk Arena pada Juli 2025, Indonesia harus mengakui keunggulan Cina Taipei 1-2. Namun, kondisi kedua tim kini dinilai sudah berbeda. Indonesia baru saja memetik kemenangan atas Nepal dan hasil tersebut menjadi modal berharga jelang laga di kandang sendiri.
Pelatih Kepala Timnas Putri Indonesia, Akira Higashiyama, mengatakan timnya tampil baik saat menundukkan Nepal. Meski begitu, ia berharap performa lebih solid saat menghadapi Cina Taipei.
“Kami menang di laga terakhir kontra Nepal dengan skor 2-1. Selamat untuk tim. Besok kami bermain di kandang dan para pemain seharusnya dapat menunjukkan penampilan yang baik,” ujar Akira dalam konferensi pers pra-pertandingan, Jumat (28/11/2025).
Akira menegaskan gaya permainan Indonesia di bawah asuhannya adalah agresif, baik ketika menyerang maupun bertahan. Pola tersebut juga akan diterapkan saat menghadapi Cina Taipei di Stadion Maguwoharjo.
“Gaya permainan kita agresif, untuk menyerang maupun bertahan. Tentu kami akan tetap agresif karena bermain di kandang,” tegasnya.
Usai laga kontra Nepal, Akira memastikan tidak ada pemain yang mengalami cedera. Soal kemungkinan rotasi pemain, keputusan akan dibuat berdasarkan hasil official training Jumat sore.
“Tidak ada pemain yang cedera. Susunan pemain tergantung latihan hari ini. Jika mereka siap, mereka akan bermain. Saya ingin melihat penampilan mereka hari ini,” katanya.
Sementara itu, pemain Timnas Putri Indonesia, Claudia Scheunemann, menilai laga melawan Cina Taipei akan berlangsung menarik sekaligus menantang. Ia mengingat kekalahan tipis 1-2 di pertemuan sebelumnya dan berharap hasil lebih baik bisa tercipta.
“Besok pertandingan yang luar biasa. Kami pernah melawan mereka di Kualifikasi AFC dan kalah 2-1. Semoga besok kami bisa memberi hasil maksimal dan siap berjuang untuk Indonesia,” ujar Claudia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.