Hattrick Harry Kane Bawa Bayern Juara Piala Jerman 2026
Harry Kane mencetak hat-trick saat Bayern Muenchen mengalahkan Stuttgart 3-0 dan menjuarai DFB-Pokal 2025/2026 di Berlin.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, TERNATE—Mantan pemain Timnas Indonesia, Oktovianus Maniani, mengecam rasisme terhadap winger Malut United, Yakob Sayuri, dan mendesak PSSI bertindak tegas dalam sepak bola nasional.
Tindakan rasisme terhadap winger Malut United, Yakob Sayuri terjadi saat menghadapi Persita pada 23 November 2025.
"Saya, Okto Maniani, mengecam semua bentuk tindakan rasisme dan berharap kepada federasi, PSSI, bertindak tegas," katanya dalam video berdurasi 15 menit di media sosial, Selasa (9/12/2025).
Okto berharap PSSI tegas menangani kasus rasisme dalam sepak bola nasional.
Okto menegaskan tindakan diskriminatif tidak bisa ditoleransi sedikit pun, terutama dalam olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas dan persatuan.
Rasisme terhadap Yakob Sayuri terjadi ketika Malut United menghadapi Persita di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Minggu (23/11).
Pelecehan rasis ini menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial.
Oktovianus, yang pernah bersinar bersama Indonesia pada Piala AFF 2010, mempertanyakan kampanye antirasisme yang gencar digaungkan tetapi tidak diikuti tindakan nyata.
"Kampanye melawan rasisme dilakukan di mana-mana, tetapi mengapa semua orang diam saat Yakob Sayuri dibuli dengan rasisme yang terjadi berulang-ulang," kata dia.
Rasisme terhadap Yakob dan saudara kembarnya, Yance Sayuri, bukan kali pertama terjadi.
Pada awal Mei 2025, kedua pemain Malut United itu juga menjadi sasaran serangan rasisme di media sosial setelah pertandingan melawan Persib dalam I-League.
Meski memicu gelombang kritik, hingga kini PSSI dan I-League belum mengambil sikap tegas.
Dia menuntut PSSI menunjukkan keberpihakannya kepada para pemain yang menjadi korban diskriminasi.
"Sebagai pemain nasional, Yakob Sayuri sudah memberikan segala-galanya untuk Indonesia. PSSI bukan sekadar menyebarkan kampanye. Yakob adalah salah satu korban di antara banyak korban rasisme di sepak bola Indonesia. Tolong diperhatikan," kata Okto.
Seruan Okto mendapat perhatian luas dari pecinta sepak bola tanah air yang menuntut PSSI dan operator liga segera mengambil tindakan tegas, baik dalam bentuk investigasi maupun sanksi terhadap pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harry Kane mencetak hat-trick saat Bayern Muenchen mengalahkan Stuttgart 3-0 dan menjuarai DFB-Pokal 2025/2026 di Berlin.
Arsenal siap angkat trofi Liga Inggris di laga kontra Crystal Palace malam ini. Mikel Arteta langsung fokus bidik gelar ganda jelang final UCL.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.