PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Pencak silat - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Tim pencak silat beregu putra nomor seni berhasil meraih emas SEA Games 2025 pertama untuk cabang olahraga pencak silat setelah mencatatkan skor terbaik dalam pertandingan yang digelar di Impact Arena Muang Thong Thani Bangkok, Minggu (14/12/2025).
Beregu putra yang terdiri dari Andika Dhanireksa, Rano Slamet Nugraha, dan Asep Yuldan Sani menjadi juara setelah mencatat 9,965 poin dari penilaian juri, mengalahkan beregu Singapura yang mendapat nilai 9,935.
Asep Yuldan Sani menyebut medali emas tersebut menjadi pembuka yang membanggakan bagi pencak silat Indonesia di SEA Games 2025. Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diraih bersama rekan satu timnya.
“Dari cabang pencak silat ini emas pertama alhamdulillah. Alhamdulillah saya sangat senang, sangat bangga bisa mempersembahkan medali emas di ajang SEA Games ini,” kata Asep.
Atlet yang juga peraih emas pada SEA Games Kamboja 2023 itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan tim, mulai dari pelatih hingga dukungan pemerintah.
“Terima kasih kepada para pelatih yang sudah membimbing kami sampai sejauh ini, terima kasih pada pengurus, terima kasih pada pemerintah yang mensuport kita. Alhamdulillah, saya mempertahankan medali emas di SEA Games kali ini,” ujarnya.
Menurut Asep, tantangan utama dalam nomor seni beregu bukan hanya pada penguasaan teknik, tetapi juga pada kekompakan antar-pemain dalam menampilkan satu kesatuan gerak.
“Kita kan di beregu bertiga, tantangan terbesarnya harus saling menyamakan persepsi, hati dan pikiran kita harus sama,” kata Asep.
Dengan keberhasilan ini, tim seni beregu putra Indonesia membuka peluang menambah raihan medali dari cabang pencak silat pada nomor-nomor berikutnya.
“Ke depannya, mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik lagi di ajang internasional,” kata Asep.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya