Buntut Komentar Perawat Nirempati, RSA UGM Perketat Etika Medsos
Buntut komentar nirempati perawat di media sosial, RSA UGM menggencarkan sosialisasi kode etik dan menonaktifkan perawat berinisial DPA.
Pemain PSS Sleman saat berlatih./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Sesi internal game yang dijalani PSS Sleman dimanfaatkan tim pelatih sebagai sarana evaluasi menyeluruh untuk menjaga kesiapan kolektivitas, determinasi, dan kondisi fisik pemain selama fase persiapan kompetisi.
Latihan PSS Sleman pada masa jeda kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 diakhiri melalui sesi internal game di Lapangan Pakembinangun, Sleman. Agenda ini menjadi bagian dari program rutin tim pelatih untuk memantau perkembangan pemain setelah rangkaian latihan intensif.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, Sabtu (20/12/2025) pekan lalu menyampaikan bahwa internal game memberi gambaran nyata atas respons pemain terhadap materi latihan. Menurutnya, sejumlah aspek menunjukkan perkembangan yang konsisten, terutama dalam kerja sama tim dan intensitas bermain.
Internal game digunakan untuk menilai pemahaman pemain terhadap prinsip permainan, mulai dari organisasi bertahan, transisi, hingga koordinasi antarlini, yang lebih mudah terlihat melalui simulasi pertandingan dibandingkan latihan terpisah.
“Yang pasti kami melihat progres dari sisi kolektivitas, determinasi, dan kondisi fisik pemain. Internal game membantu kami memastikan intensitas latihan berjalan sesuai rencana,” kata Ansyari.
Selain fungsi evaluasi, laga internal juga berperan menjaga kebugaran dan mental bertanding pemain, terutama saat tim berada di fase tanpa pertandingan resmi.
Dalam pelaksanaannya, skuad Super Elja dibagi menjadi dua tim, yakni tim hitam-putih melawan tim hitam-hitam, dengan format pertandingan menyerupai laga kompetitif. Tim pelatih menyisipkan instruksi khusus agar pemain tetap menjalankan pola dan disiplin taktik yang telah dirancang.
Hasil internal game mencatat kemenangan tim hitam-putih dengan skor 4–1, namun hasil akhir bukan menjadi fokus utama, melainkan penerapan prinsip permainan dan konsistensi performa individu maupun tim.
Ansyari berharap internal game semacam ini dapat terus menjaga kesiapan tim dan menjadi tolok ukur berkelanjutan, sehingga performa PSS Sleman tetap stabil saat kompetisi berjalan maupun dalam periode persiapan berikutnya.
“Harapannya progres ini bisa terus dijaga dan ditingkatkan dalam setiap fase persiapan tim,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buntut komentar nirempati perawat di media sosial, RSA UGM menggencarkan sosialisasi kode etik dan menonaktifkan perawat berinisial DPA.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Prabowo menyebut Indonesia menghabiskan hingga Rp535 triliun per tahun untuk impor BBM. Pemerintah mendorong kendaraan listrik dan EBT.
Cek desil bansos 2026 lewat HP menggunakan NIK. Kenali 5 desil prioritas PKH, BPNT, Sembako, dan BLT Kesra Rp900.000.