Santriwati Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Pati Minta Perlindungan
Santriwati korban dugaan kekerasan seksual di pondok pesantren Pati mengajukan perlindungan ke LPSK untuk pendampingan hukum.
Foto ilustrasi futsal. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Timnas futsal U-19 Indonesia memastikan tiket ke final Kejuaraan Futsal ASEAN U-19 2025 setelah menang telak 7–3 atas Vietnam pada laga semifinal yang berlangsung di Nonthaburi Hall, Thailand, Sabtu (27/2025).
Pertandingan berlangsung sengit dan sarat gol dengan total 10 gol tercipta sepanjang laga. Timnas futsal U-19 Indonesia tampil dominan dan mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.
Pada laga tersebut, pelatih timnas futsal U-19 Indonesia Naim Hamid Salim menurunkan lima pemain awal, yakni Guntur Rochmatdhani Pratikno (GK), Reivan Revian, Muhamad Fatih Zidan, Ahmad Firdaus, dan Andi Umayyah.
Enam gol tercipta pada babak pertama. Indonesia membuka keunggulan lewat gol Dafa Erlangga pada menit ke-3. Dafa yang baru masuk lapangan langsung mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan jarak dekat hasil kerja sama dengan rekan setimnya.
Vietnam kemudian menyamakan kedudukan. Dari sisi kanan, Tran Le Bo melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Indonesia sehingga skor berubah menjadi 1–1.
Indonesia kembali unggul pada menit kelima setelah kiper Vietnam melakukan kesalahan. Haekel Ayyasy berhasil mencuri bola dan tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong.
Tak berselang lama, Indonesia kembali menambah gol. Kali ini giliran Riski Hidayat yang mencatatkan namanya di papan skor sehingga kedudukan berubah menjadi 3–1.
Vietnam kembali memperkecil ketertinggalan melalui situasi bola mati kick-in pada menit ke-7. Gol tersebut dicetak Vu Dai Hoc dan mengubah skor menjadi 3–2.
Indonesia merespons cepat. Melalui kerja sama Reivan Revian dengan Dafa, gol kembali tercipta pada menit ke-13. Dafa mencetak gol keduanya dan membawa Indonesia unggul 4–2 hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, tim asuhan Naim Hamid Salim tetap tampil agresif meski sudah unggul dua gol. Gol kelima Indonesia lahir pada menit ke-25 melalui sepakan Reivan Revian.
Vietnam kemudian menerapkan skema power play untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-33 setelah Pham Quang Huy berhasil menembus pertahanan Indonesia dan mengubah skor menjadi 5–3.
Namun, strategi power play justru menjadi bumerang bagi Vietnam. Saat gawang dalam kondisi kosong, kiper Indonesia Guntur Rochmatdhani Pratikno mencetak dua gol tambahan melalui tembakan jarak jauh dari wilayah pertahanan sendiri. Dua gol tersebut memastikan kemenangan Indonesia dengan skor akhir 7–3.
Sebelumnya, timnas futsal U-19 Indonesia lolos ke semifinal Kejuaraan Futsal ASEAN U-19 2025 sebagai juara Grup B dengan koleksi enam poin. Enam poin tersebut diraih setelah Garuda Muda menang 4–1 atas Myanmar dan 1–0 atas Malaysia.
Berikut susunan pemain starter pada laga Indonesia vs Vietnam:
Indonesia: Guntur Rochmatdhani Pratikno (GK), Reivan Revian, Muhamad Fatih Zidan, Ahmad Firdaus, Andi Umayyah.
Pelatih: Naim Hamid Salim.
Vietnam: Doan Tuan Phong, Nguyen Minh Luong, Pham Quang Huy, Do Van Thanh, Tran Le Bo.
Pelatih: Nguyen Tuan Anh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Santriwati korban dugaan kekerasan seksual di pondok pesantren Pati mengajukan perlindungan ke LPSK untuk pendampingan hukum.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.