Peluang Timnas U-22 Indonesia Menipis di Persaingan Grup SEA Games
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Foto ilustrasi sepak bola, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menilai Piala AFF 2026 sebagai momentum strategis untuk menguji kedalaman skuad Garuda, terutama dari pemain lokal yang berkompetisi di dalam negeri.
Era baru Timnas Indonesia resmi dimulai bersama John Herdman setelah berpisah dengan tim kepelatihan asal Belanda yang sebelumnya dipimpin Patrick Kluivert. Herdman diproyeksikan memimpin skuad Garuda dalam ajang Piala AFF 2026.
Bagi Herdman, turnamen regional Asia Tenggara itu memiliki makna khusus. Ia menilai Piala AFF, yang berada di luar kalender resmi FIFA, menjadi ruang ideal untuk menilai potensi pemain yang berkompetisi di dalam negeri.
"Turnamen di bulan Juli dan Agustus (Piala AFF 2026) adalah sesuatu yang berbeda. Akan sulit untuk membawa pemain tier satu dan dua, karena mereka punya komitmen kepada klubnya, dan itu di luar kalender FIFA," ucap John Herdman dalam perkenalan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Pelatih berusia 50 tahun tersebut menilai Indonesia memiliki banyak talenta lokal yang menjanjikan. Absennya pemain diaspora seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Ole Romeny, dan Emil Audero justru membuka ruang bagi pemain lain untuk unjuk kemampuan.
"Saya pikir turnamen di Agustus, yaitu AFF, jadi sebuah kesempatan yang bagus untuk saya memahami seberapa dalam talent pool yang dimiliki Indonesia," tutur Herdman.
Herdman menyamakan Piala AFF dengan Gold Cup, turnamen regional di wilayah CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia). Ia mengaku pernah berada dalam situasi serupa ketika menangani Timnas Kanada.
"Kita tidak punya akses untuk memanggil pemain seperti Alphonso Davies atau Jonathan David untuk turnamen itu. Anda harus menggunakan pemain lokal dan pool yang jauh lebih besar," ucapnya.
Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dengan format kandang-tandang secara acak. Turnamen ini kembali menjadi panggung utama persaingan negara-negara Asia Tenggara.
Suporter Timnas Indonesia menaruh harapan besar kepada Herdman untuk membawa Garuda meraih gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya. Bagi Herdman, ajang ini bukan sekadar target prestasi, tetapi juga fondasi penting dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Peluang Timnas U-22 Indonesia menipis setelah kalah dari Filipina dan menunggu hasil Vietnam vs Malaysia untuk tetap bertahan di Sea Games 2025.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.