NASA Janji Bawa Bola ke Bulan, jika Timnas AS Juarai Piala Dunia 2026
NASA berjanji mengirim bola sepak ke Bulan jika Timnas Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia 2026. Tantangan unik ini terinspirasi misi Apollo 14.
Laga PSIM Jogja vs Persebaya/Instagram: Persebaya
Harianjogja.com, JOGJA—Persebaya Surabaya sukses membawa pulang tiga poin dari Stadion Sultan Agung, Bantul, seusai menundukkan PSIM Jogja dalam laga tandang yang berlangsung ketat.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengakui timnya tidak tampil mudah pada paruh pertama pertandingan dan masih menemui sejumlah kendala dalam membongkar pertahanan tuan rumah.
"Jadi di babak pertama kami punya beberapa kesulitan. Persebaya juga punya sedikit kesulitan. Kami mencoba dua-tiga tembakan ke gawang tapi diintersep oleh bek PSIM. Dan kami berhasil mencetak gol," ujar Tavares seusai pertandingan.
Selain kesulitan membangun serangan, Tavares juga menyoroti lemahnya aspek bertahan timnya menjelang akhir babak pertama. Ia menilai para pemain terlalu memberi ruang bagi PSIM untuk mengirimkan umpan silang dan melepaskan tembakan jarak jauh.
"Kami harus lebih hati-hati soal ini," tegasnya.
Perubahan signifikan dilakukan seusai turun minum. Tavares mengungkapkan evaluasi menyeluruh dilakukan di ruang ganti untuk memperbaiki berbagai kesalahan yang terjadi pada babak pertama.
"Pada jeda babak pertama, kami bicara apa yang kurang bagus. Kami evaluasi kesalahan babak pertama. Saya pikir tim kami improve banyak di babak kedua, terutama pemain pengganti," lanjutnya.
Instruksi untuk memperketat tekanan dan mempersempit ruang gerak lawan dijalankan dengan lebih disiplin pada babak kedua. Persebaya pun tampil lebih dominan dan mampu memaksimalkan peluang yang tercipta.
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Tavares menegaskan timnya tidak boleh cepat berpuas diri. Ia mengingatkan kemenangan ini merupakan bagian dari proses panjang yang masih harus dijalani.
"Saya rasa kami layak menang babak kedua karena ciptakan banyak peluang. Total tiga gol, tapi peluang besar lebih banyak lagi. Saya sangat senang untuk para pemain, tapi kita harus tetap rendah hati—menang bukan berarti sempurna, kalah bukan berarti buruk," katanya.
Dalam sesi konferensi pers, Tavares juga melontarkan pujian bernuansa humor untuk salah satu pemainnya.
"Kalau saya lihat gol hari ini tanpa tahu Riyan sebelumnya, saya bilang namanya Riyan Diego Armando Maradona," ucapnya.
Di balik kemenangan tersebut, Tavares menyimpan kekhawatiran terkait kondisi fisik pemain. Ia mengungkapkan sejumlah pemain mengalami masalah kebugaran seusai laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi.
"Penting untuknya—ini pertama kali main, dia belum 100%. Sayangnya banyak pemain punya masalah fisik. Kami harap bantuan medis tim bisa pulihkan mereka. Penting punya materi fisik lebih baik minggu depan, karena banyak pemain dari luar Jawa," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
NASA berjanji mengirim bola sepak ke Bulan jika Timnas Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia 2026. Tantangan unik ini terinspirasi misi Apollo 14.
Dupe culture semakin populer di kalangan konsumen. Simak perbedaan produk dupe dan barang KW serta alasan tren ini berkembang pesat.
Kiandra Ramadhipa memburu kemenangan di Jerez untuk memangkas jarak dari pemuncak klasemen Moto3 Junior World Championship 2026.
Belgia bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Senegal 3-2. Penalti kontroversial hasil tinjauan VAR menjadi penentu tiket ke babak 16 besar.
Ariana Grande viral setelah bekas bekam di punggungnya terlihat saat konser di Florida. Momen tersebut memicu beragam komentar dari warganet Indonesia.
Hari pertama sistem baru retribusi Pantai Parangtritis dievaluasi. Fasilitas TPR minim, pembayaran digital terbatas, dan TPR di jalan nasional masih jadi sorota