DPRD Bantul Sebut Pemangkasan TKD Berpotensi Berlanjut pada 2027
DPRD Bantul menyoroti potensi pemangkasan TKD pada 2027 setelah anggaran tahun ini dipangkas lebih dari Rp150 miliar.
Foto ilustrasi sepak bola dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Persiba Bantul membidik kemenangan pada babak delapan besar Liga Nusantara 2025/2026 saat menghadapi Persika Karanganyar di Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS), Solo, Sabtu (31/1/2026), demi menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Laga ini menjadi krusial bagi Laskar Sultan Agung dalam persaingan menuju tiket semifinal.
Pertandingan delapan besar Liga Nusantara 2025/2026 tersebut mempertemukan dua tim dengan ambisi serupa, yakni mengamankan posisi klasemen agar tetap kompetitif di fase penentuan. Bermain di kandang lawan tak menyurutkan optimisme Persiba Bantul yang datang dengan persiapan matang.
Pelatih Persiba Bantul, Susanto, menegaskan skuadnya dalam kondisi siap tempur dan fokus meraih hasil maksimal.
“Kedua tim punya ambisi yang sama. Kami datang bukan untuk menyerah. Target kami membawa pulang poin penuh agar posisi di klasemen tetap aman,” kata Susanto, Jumat (30/1/2026).
Ia mengakui Persika Karanganyar memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dengan dukungan suporter. Namun, strategi yang telah diasah selama sesi latihan diyakini mampu meredam tekanan dan agresivitas lawan.
“Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim. Tensi di babak delapan besar jelas berbeda. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk publik Bantul,” ujarnya.
Sementara itu, penyerang Persiba Bantul Sansan Fauzi memastikan seluruh pemain telah menjalani persiapan teknis secara optimal. Tim sepakat tampil habis-habisan demi mengamankan tiga poin di babak delapan besar Liga Nusantara 2025/2026.
“Kami tahu pertandingan ini tidak mudah. Tapi kami akan bekerja lebih keras dan berjuang bersama-sama untuk meraih tiga poin. Kemenangan jadi kunci untuk melangkah ke babak selanjutnya,” ungkapnya.
Duel Persiba Bantul kontra Persika Karanganyar diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memburu kemenangan demi menjaga asa di babak delapan besar Liga Nusantara 2025/2026, sekaligus menentukan arah persaingan menuju fase berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul menyoroti potensi pemangkasan TKD pada 2027 setelah anggaran tahun ini dipangkas lebih dari Rp150 miliar.
Gowes Jogjaversitas 2026 di UII diikuti pimpinan PTS DIY dan Jateng untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarkampus.
Anggota DPRD Kulon Progo Angga Pratama mendorong pembangunan dan pemeliharaan irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian.
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Imigrasi mencekal Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke luar negeri selama enam bulan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Bea Cukai.
DIY perlu mengembangkan industri berbasis pengetahuan dan teknologi yang bernilai tambah tinggi, hemat lahan, serta mampu menyerap talenta lokal.