Ratusan Gurame Mati di Sleman, Kualitas Air Kolam Menurun
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
Olahraga - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Komite Paralimpiade Nasional (National Paralympic Committee/NPC) Sleman akan memindahkan kantor sekretariat ke Kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sebagai bagian dari dukungan fasilitas bagi pembinaan atlet disabilitas. Perpindahan ini diharapkan memperkuat koordinasi dan peningkatan kualitas prestasi atlet menuju Pekan Paralimpik Daerah (Peparda).
Ketua NPC Sleman, Arifin Risman, menjelaskan sekretariat baru nantinya berada di kawasan sebelah Lapangan Denggung, Kalurahan Tridadi, Sleman, menggantikan kantor lama di Jalan Melati Botoijan, Beningan, Kalurahan Sendangadi, Mlati. Lokasi yang lebih strategis dinilai memudahkan komunikasi kelembagaan dengan Pemkab Sleman dalam program pembinaan olahraga disabilitas.
“Perpindahan ini menjadi salah satu wujud dukungan yang sangat luar biasa dari Pemkab Sleman,” kata Arifin saat dihubungi, Minggu (22/2/2026).
Selain rencana pemindahan sekretariat NPC Sleman, pihaknya juga berencana mengajukan kebutuhan sarana dan prasarana olahraga kepada Pemkab Sleman. Namun hingga kini, daftar kebutuhan prioritas masih dikaji dengan mempertimbangkan kondisi efisiensi anggaran daerah.
Menurut Arifin, kebutuhan fasilitas bagi NPC memiliki urgensi yang sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) karena sarana yang memadai menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas atlet disabilitas. Target utama NPC Sleman tetap mempertahankan gelar juara umum pada ajang Peparda berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Kulonprogo.
“Peparda yang selanjutnya digelar di Kulonprogo akan kami menangkan lagi. Bersama dukungan dari Pemkab Sleman, juara umum insyallah kami pertahankan,” katanya.
Upaya peningkatan prestasi atlet NPC Sleman juga dilakukan melalui program Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkab). Program ini merupakan latihan rutin seluruh cabang olahraga yang saat ini dilaksanakan satu hingga dua kali dalam sepekan sebagai bagian dari menjaga kebugaran dan kesiapan atlet.
Arifin menjelaskan intensitas latihan masih relatif ringan karena pelaksanaan Peparda berikutnya masih sekitar dua tahun lagi. Intensitas latihan direncanakan meningkat mulai 2027 mendekati jadwal kompetisi. “Puslatkab ini tentu untuk menjaga kebugaran atlet juga,” ucapnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Heru Saptono, mengaku belum memperoleh informasi detail terkait rencana perpindahan sekretariat NPC Sleman tersebut. Ia menegaskan dukungan fasilitas kepada NPC maupun KONI pada prinsipnya diberikan melalui mekanisme dana hibah daerah.
“Dana hibah itu untuk sewa gedung. Kalau besaran dana hibah ke NPC 2026 saya belum bisa menyampaikan. Kalau sudah ada angka pasti, nanti saya beri kabar,” kata Heru.
Dukungan fasilitas sekretariat NPC Sleman dan rencana penguatan sarana latihan diharapkan dapat memperkuat pembinaan atlet disabilitas daerah. Program pembinaan berkelanjutan melalui fasilitas yang lebih representatif menjadi bagian penting strategi mempertahankan prestasi NPC Sleman pada ajang Peparda mendatang di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.