Timnas Indonesia Disorot Media Bangladesh Jelang Laga di SUGBK
Media Bangladesh menyoroti Timnas Indonesia jelang laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Kamis (1/10/2026)
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Duel sengit tersaji di Stadion Brawijaya saat Persik Kediri menjamu PSBS Biak dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Super League 2025/2026, Kamis (5/3/2026) malam. Pertandingan yang diwarnai intervensi Video Assistant Referee (VAR) terkait pembatalan penalti itu masih tertahan dengan skor 0-0 hingga turun minum.
Sejak peluit sepak mula dibunyikan, Macan Putih langsung mengambil inisiatif serangan. Menit-menit awal menjadi panggung tekanan bagi tuan rumah, meski barisan pertahanan PSBS Biak masih tampil cukup disiplin untuk meredam agresivitas tim asuhan pelatih Persik.
Saling Jual Beli Serangan dan Peluang Emas
Memasuki menit ke-15, PSBS Biak nyaris membungkam publik Kediri melalui skema serangan balik cepat. Kombinasi apik antara Heri Susanto dan Ruyery menciptakan peluang emas di depan gawang, namun penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat jala tuan rumah urung bergetar.
Persik Kediri membalas melalui bola-bola mati. Pada menit ke-18, Ezra Walian dilanggar keras oleh Nelson Alom yang membuahkan tendangan bebas. Ezra sendiri yang mengeksekusi bola, namun sepakannya masih mampu diamankan dengan sempurna oleh kiper PSBS, Kadu.
Tekanan Persik kembali hadir pada menit ke-29 melalui bola mati lainnya, tetapi sapuan bersih bek lawan menggagalkan upaya tersebut.
PSBS Biak pun tak tinggal diam. Luquinhas hampir mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33 lewat tendangan spekulasi, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang M. Adi Satryo.
Drama Intervensi VAR
Momen paling krusial pada babak pertama terjadi pada menit ke-37. Jon Toral terjatuh di kotak terlarang seusai berduel fisik dengan Sandro Embalo.
Wasit sempat menghentikan pertandingan untuk berkomunikasi dengan ruang kontrol VAR guna meninjau potensi penalti bagi Persik Kediri.
Namun, seusai peninjauan mendalam, wasit memutuskan bahwa insiden tersebut merupakan kontak fisik yang wajar (natural contact) dan bukan sebuah pelanggaran.
Keputusan itu membuat pendukung tuan rumah harus menahan harapan karena laga kembali dilanjutkan tanpa hadiah tendangan penalti.
Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor imbang 0-0 tetap bertahan dalam laga yang berlangsung intens di Stadion Brawijaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Media Bangladesh menyoroti Timnas Indonesia jelang laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Kamis (1/10/2026)
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.
Cara blokir STNK kendaraan yang sudah dijual, syarat dokumen, alasan pemblokiran, serta risiko ETLE bagi pemilik lama.